Inggris: Bukti Bashar Al-Assad Gunakan Senjata Kimia Bertambah
Jumat, 14 Juni 2013 11:20 WIB
London, (Antara/Reuters) - Inggris mengatakan pada Kamis terdapat makin banyak tubuh sebagai bukti yang menunjukkan bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad telah menggunakan dan terus menggunakan senjata kimia.
"Ada bertambah banyak tubuh yang secara persuasif menunjukkan bahwa
rezim yang menggunakan - dan terus menggunakan - senjata kimia,
termasuk sarin," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri.
"Ruang untuk keraguan terus berkurang. Dan Bashar harus memberikan
akses penyelidikan tidak terbatas kepada PBB untuk menyelidiki tanah di Suriah serta menetapkan fakta penuh."
Sementara itu Gedung Putih AS dalam satu pernyataan Kamis mengatakan, masyarakat intelijen AS menilai Pemerintah Suriah telah menggunakan senjata kimia terhadap gerilyawan.
"Setelah kajian konsultatif, masyarakat intelijen kami menilai rejim (Presiden Bashar al-Assad) telah menggunakan zat syaraf sarin, dalam jumlah sedikit terhadap oposisi beberapa kali dalam satu tahun belakangan," kata Wakil Penasehat Nasional Gedung Putih Ben Rhodes di dalam pernyataan itu seperti dikutip kantor berita China Xinhua.
"Masyarakat intelijen memperkirakan 100 sampai 150 orang telah tewas akibat serangan senjata kimia yang dideteksi di Suriah sejauh ini; namun, data korban jiwa mungkin tidak lengkap," kata Rhodes.
Rhodes menambahkan tak ada bukti "yang dapat dipercaya" yang menunjukkan "gerilyawan telah menggunakan senjata kimia".
Presiden AS Barack Obama telah mengatakan bukti telah menunjuk kepada penggunaan senjata kimia di dalam wilayah Suriah. Ia telah berulangkali menyebut penggunaan atau kegagalan mengamankan senjata kimia oleh Pemerintah Suriah "garis merah" atau "pengubah permainan" dalam penanganan konflik di negara Timur Tengah itu.
Di dalam pernyataan tersebut, Rhodes mengatakan Washington bekerjasama dengan sekutunya untuk mengajukan "kasus yang dapat dipercaya dan terbukti" untuk dibagi dengan masyarakat internasional. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadi kawasan agrowisata favorit Kota Palu, kebun anggur Duyu bangkit bukti kerja GTRA
28 January 2026 18:00 WIB
Pemkot Bukittinggi raih UHC Award kali ketiga bukti komitmen beri jaminan kesehatan masyarakat
28 January 2026 12:15 WIB
Kejari Padang Panjang musnahkan barang bukti 10 perkara tindak pidana 2026
24 January 2026 11:24 WIB
Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan musnahkan barang bukti berkekuatan hukum tetap dari 30 perkara
25 November 2025 14:04 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018