Sekjen Nato: Eropa Hadapi Resiko "Jadi Penonton Global"
Selasa, 7 Mei 2013 9:35 WIB
Brussels, (Antara/Xinhua-OANA) - Eropa menghadapi resiko akan "menjadi penonton global" jika semua negara Eropa terus memangkas pengeluaran pertahanan mereka akibat kelambatan pertumbuhan ekonomi saat ini, demikian peringatan Sekretaris Jenderal NATO Anders Fogh Rasmussen, Senin (6/5).
"Negara Eropa harus memahami kekuatan lunak saja benar-benar berarti tak ada kekuatan sama sekali. Tanpa kemampuan keras untuk mendukung diplomasinya, Eropa akan kekurangan kepercayaan dan pengaruh," kata Rasmussen saat berpidato di Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Eropa.
"Eropa akan menghadapi resiko menjadi penonton global, dan bukan aktor global yang tangguh yang dapat dan mesti dicapainya," kata Rasmussen.
Pemimpin NATO itu menyatakan peran global Eropa "tak terelakkan" akan menderita akibat kemerosotan yang berlanjut dalam pengeluaran pertahanan Eropa dan "Eropa akan tak bisa ikut dalam penanganan krisis".
"Satu-satunya cara menghindari ini ialah dengan mempertahankan jalur pengeluaran pertahanan. Hentikan pemotongan. Dan mulai lah menanam kembali di bidang keamanan segera setelah ekonomi kalian pulih," kata Rasmussen sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi.
Selain itu, Rasmussen menyeru semua negara Eropa untuk mengembangkan perspekti global dan memandang ke luar, bukan ke dalam.
Negara Eropa harus memiliki i'tikad politik untuk menggaunakan kemampuan pertahanan guna menangani tantangan keamanan regional dan global, dan memperbaiki bagian beban keamanan dengan Amerika Serikat, katanya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Korut tuding perjanjian militer AS-Korsel-Jepang mengarah ke "NATO Asia"
03 July 2022 12:55 WIB, 2022
Hadapi kemungkinan invasi Rusia, Inggris pertimbangkan kerahkan pasukan ke Ukraina
27 January 2022 8:07 WIB, 2022
Penyelesaian konflik Palestina-Israel satu-satunya penyelesaian di Timur Tengah, kata diplomat
15 April 2019 9:16 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018