Jepang punya rumah hantu dengan konsep "drive-in"
Sabtu, 4 Juli 2020 12:09 WIB
Zombie dari grup Kowagarasetai (Scare Squad), menakut-nakuti pengunjung di garasi di Tokyo, Jepang, 3 Juli 2020 (REUTERS/ISSEI KATO)
Jakarta (ANTARA) - Setelah konser dan bioskop drive-in, giliran rumah hantu yang mengusung konsep pengalaman dari dalam mobil.
Sebuah kelompok pertunjukan di Jepang mulai menggelar acara horor drive-in untuk orang-orang yang ingin ditakut-takuti zombie dan hantu dari dekat tanpa khawatir tertular virus corona.
Dikutip dari Reuters, tamu dapat masuk ke sebuah garasi di Tokyo, hanya satu mobil dalam satu waktu, dan mendengarkan cerita pembunuhan dengan efek suara menakutkan yang terdengar dari pelantang. Lalu, aktor-aktor yang berdandan sebagai monster menyerbu ke sisi kendaraan dan menyemprotkan darah palsu ke jendela.
Kelompok Kowagarasetai --pasukan menyeramkan-- berharap bisa menakut-nakuti sebanyak mungkin orang bulan ini dan semoga bisa berlanjut bulan depan, kata koordinator Kenta Iawana.
Setiap grup tamu harus membayar hingga 9000 yen (Rp1,2 juta) untuk pengalaman tersebut. Pertunjukan ini berdurasi 15 menit hingga pintu terbuka dan grup lain masuk ke garasi. Pengunjung yang tidak membawa mobil bisa meminjam kendaraan yang tersedia.
Kowagarasetai biasa tampil di taman bermain sebelum pandemi, namun tawaran pekerjaan berkurang karena tempat hiburan ditutup dan orang-orang berdiam diri di rumah. Mereka telah mencoba membuat pertunjukan berjarak, tapi penampil harus menjaga jarak dua meter jadi "sedikit membosankan", kata Iawana.
"Drive-in ini bisa membuat orang merasakan seperti di rumah hantu," kata dia. "Kami mungkin akan melanjutkannya ketika virus corona sudah tidak ada."
Sebuah kelompok pertunjukan di Jepang mulai menggelar acara horor drive-in untuk orang-orang yang ingin ditakut-takuti zombie dan hantu dari dekat tanpa khawatir tertular virus corona.
Dikutip dari Reuters, tamu dapat masuk ke sebuah garasi di Tokyo, hanya satu mobil dalam satu waktu, dan mendengarkan cerita pembunuhan dengan efek suara menakutkan yang terdengar dari pelantang. Lalu, aktor-aktor yang berdandan sebagai monster menyerbu ke sisi kendaraan dan menyemprotkan darah palsu ke jendela.
Kelompok Kowagarasetai --pasukan menyeramkan-- berharap bisa menakut-nakuti sebanyak mungkin orang bulan ini dan semoga bisa berlanjut bulan depan, kata koordinator Kenta Iawana.
Setiap grup tamu harus membayar hingga 9000 yen (Rp1,2 juta) untuk pengalaman tersebut. Pertunjukan ini berdurasi 15 menit hingga pintu terbuka dan grup lain masuk ke garasi. Pengunjung yang tidak membawa mobil bisa meminjam kendaraan yang tersedia.
Kowagarasetai biasa tampil di taman bermain sebelum pandemi, namun tawaran pekerjaan berkurang karena tempat hiburan ditutup dan orang-orang berdiam diri di rumah. Mereka telah mencoba membuat pertunjukan berjarak, tapi penampil harus menjaga jarak dua meter jadi "sedikit membosankan", kata Iawana.
"Drive-in ini bisa membuat orang merasakan seperti di rumah hantu," kata dia. "Kami mungkin akan melanjutkannya ketika virus corona sudah tidak ada."
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Operator alat berat pekerja jembatan kelok hantu di Tanah Datar hanyut terseret arus
25 April 2024 18:34 WIB, 2024
Jalan di Kelok Hantu amblas, arus lalu lintas masih buka tutup (Video)
20 April 2024 13:28 WIB, 2024
Terpopuler - Ragam
Lihat Juga
Jemaah Naqsyabandiyah Padang laksanakan shalat rarawih pertama Senin malam
16 February 2026 21:44 WIB
Macan tutul cakar pemuda dan bikin panik warga Maruyung Kabupaten Bandung
05 February 2026 12:36 WIB
Transformasi Bang Dodo (Ridho Riyansa) : Dari meja bankir jadi pionir edukasi digital Sumatra Barat
19 January 2026 19:01 WIB
Sudah optimal, operasi pencarian satu korban KM Putri Saknah di Labuan Bajo ditutup
09 January 2026 22:51 WIB
Masyarakat diimbau tidak terpengaruh info tak valid terkait air di lubang sinkhole
09 January 2026 20:39 WIB