Logo Header Antaranews Sumbar

Macan tutul cakar pemuda dan bikin panik warga Maruyung Kabupaten Bandung

Kamis, 5 Februari 2026 12:36 WIB
Image Print
Petugas kepolisian dibantu warga mengamankan seekor macan tutul yang muncul di pemukiman warga di Maruyung Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis pagi. (ANTARA/Ho/Scsoot)

Bandung (ANTARA) - Seekor macan tutul ( Panthera pardus melas ) dilaporkan masuk ke kawasan permukiman warga di Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis pagi.

Kepala Desa Maruyung Apen Supendi mengatakan kemunculan macan tutul pertama kali dilaporkan warga pada pagi hari dan sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar.

“Kami menerima laporan dari warga terkait adanya macan tutul yang masuk ke wilayah perkampungan. Berdasarkan pantauan awal, ukuran satwa tersebut cukup besar, sekitar sebesar kambing dewasa,” kata Apen saat dikonfirmasi, Kamis.

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang warga mengalami luka akibat cakaran dan gigitan satwa liar yang dilindungi itu.

Ia menyebutkan, dua warga yang menjadi korban mengalami luka saat beraktivitas di sekitar lokasi kemunculan macan tutul tersebut.

“Kedua korban langsung kami evakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini kondisinya sudah stabil,” ujarnya.

Pemerintah desa bersama aparat setempat langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat untuk penanganan lebih lanjut.

Apen mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan membatasi aktivitas di luar rumah, terutama di sekitar lokasi terakhir satwa tersebut terlihat.

“Kami minta warga tidak mendekati lokasi dan tetap tenang agar tidak memicu sifat agresif satwa liar tersebut,” katanya.

Hingga Kamis siang, petugas gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar permukiman untuk mengamankan macan tutul tersebut agar tidak membahayakan warga maupun satwa itu sendiri.



Pewarta :
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026