Linda Gumelar: Perempuan Aset Pembangunan Indonesia
Rabu, 31 Oktober 2012 21:47 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar. (ANTARA)
Jakarta, (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan kaum wanita adalah aset pembangunan bangsa Indonesia.
"Perempuan adalah aset pembangunan bangsa," kata Linda Amalia Sari Gumelar di Jakarta, Rabu.
Dia menjelaskan, 49,83 persen populasi Indonesia adalah perempuan.
"Jika perempuan diberi kesempatan untuk mencapai potensi penuh mereka, maka akan bisa meningkatkan perekonomian, contohnya perekonomian Asia-Pasifik bisa mendapatkan 89 miliar dolar AS per tahun," katanya.
Karena itu, kata dia, perempuan harus diberikan akses luas dan tidak boleh terbentur adanya diskriminasi.
Menurut Linda, Indonesia sendiri telah meratifikasi Konvensi Penghapusan Semua Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (CEDAW) melalui UU NO 7 Tahun 1984.
"Untuk itu, diskriminasi berbasis gender harus dihapuskan. Nilai-nilai kesetaraan hak dan kedudukan bagi perempuan dan laki-laki, termasuk anak perempuan dan anak laki-laki harus menjadi penjuru dalam pengambilan keputusan, mulai dari level yang paling rendah, yaitu keluarga,".
Menurut dia, dengan memberikan akses yang luas bagi perempuan, maka potensi perempuan sebagai aset pembangunan semakin besar. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terkait tragedi Kanjuruhan, Agum minta Mochamad Iriawan tidak mundur dari ketum PSSI
11 October 2022 5:31 WIB, 2022
Agum Gumelar ingatkan anggota Pepabri tidak bawa organisasi itu dalam politik praktis
03 October 2018 16:02 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018