Dewan Keamanan Bentuk Misi Baru PBB di Somalia
Jumat, 3 Mei 2013 10:37 WIB
PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Dewan Keamanan PBB, Kamis (2/5), dengan suara bulat mensahkan satu resolusi guna membentuk misi baru PBB di Somalia bagi priode awal satu tahun.
Di dalam resolusi tersebut, badan 15-anggota itu memutuskan "untuk membentuk Misi Bantuan PBB di Somalia (UNSOM) paling lambat pada 3 Juni 2013, di bawah pimpinan Utusan Khusus Sekretaris Jenderal (SRSG) bagi masa awal 12 bulan".
Kajian mengenai mandat yang mendirikan UNSOM akan dinilai paling lambat pada 20 April 2014 oleh Dewan Keamanan.
Misi baru itu akan berpusat di Ibu Kota Somalia, Mogadishu, sementara Nicholas Kay akan bertugas sebagai SRSG di Somalia.
Kay akan menggantikan Agustine Mahiga, dan peran kantor UNSOMnya akan bertugas menyediakan PBB dengan fungsi "kantor baik", dan mendukung perdamaian dan proses perujukan Pemerintah Federal Somalia, kata resolusi Dewan tersebut sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.
Misi itu juga akan bertanggung-jawab mendukung "Pemerintah Federal Somalia, dan AMISOM secara layak, dengan menyediakan saran kebijakan strategis mengenai pembangunan perdamaian dan pembangunan negara", termasuk bidang pemerintahan, pembaruan sektor keamanan dan pengembangan sistem federal.
AMISOM, atau Misi Uni Afrika (AU) di Somalia, adalah misi pemelihara perdamaian regional yang aktif dan dioperasikan oleh AU dengan persetujuan PBB. Misi tersebut dibentuk oleh Dewan Keamanan dan Perdamaian AU pada 19 Januari 2007.
Somalia telah dilanda pertempuran antar-faksi sejak 1991, tapi belum lama ini telah membuat kemajuan ke arah kestabilan. Pada 2011, gerilyawan mundur dari Mogadishu, dan tahun lalu lembaga pemerintah baru muncul saat negara itu mengakhiri tahap peralihan.
Dewan Keamanan pada 6 Maret mensahkan satu resolusi guna memperpanjang selama satu tahun lalu mandat AMISOM, dan mencabut sebagain embargi senjata 20-tahun terhadap negara tersebut.
Dewan itu juga sepakat dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon bahwa Misi Politik PBB di Somalia (UNPOS) --yang sudah bertugas selama 15 tahun-- telah melaksanakan mandatnya dan mesti "dibubarkan dan diganti oleh misi politik khusus baru yang diperluas sesegera mungkin". (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pastikan keamanan dan kenyamanan, Pemkot dan Forkopimda Padang Panjang Patroli malam natal
25 December 2025 10:36 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018