Akun Twitter AP Diretas, Beritakan Ledakan di Gedung Putih
Rabu, 24 April 2013 7:13 WIB
Washington, (Antara/Reuters) - Para peretas berhasil membobol akun Twitter kantor berita Associated Press (AP) pada Rabu dini hari dan menyiarkan berita bohong tentang dua ledakan di Gedung Putih yang kemudian mengguncang bursa saham AS.
Segera setelah diretas, Twitter menutup akun AP untuk sementara setelah klarifikasi dari akun Humas AP (@AP_CorpCom) bahwa akun @AP telah diretas.
Juru bicara AP, Paul Colford, mengatakan kepada Reuters bahwa twit yang mengabarkan tentang dua ledakan di Gedung Putih dan melukai Presiden Barack Obama itu adalah kabar yang tidak benar.
Berita itu dengan segera mengakibatkan jatuhnya nilai saham industri S&P dan Dow Jones dengan tajam sebelum akhirnya kembali ke nilai semula.
Juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, segera mengkonfirmasi kepada wartawan bahwa Obama dalam kondisi baik-baik saja.
Insiden itu merupakan satu dari serangkaian peretasan yang melibatkan organisasi berita. Pada Sabtu, akun sosial media program "60 Minutes" dan "48 Hours" yang dikelola oleh CBSNews juga berhasil dibobol peretas.
Seorang perwakilan FBI belum bisa dapat memberikan komentar terkait insiden peretasan akun Twitter AP itu. Juru bicara Komisi Perdagangan Saham juga menolak memberikan pernyataan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bos Tesla dan Twitter Elon Musk disebut serius beli Manchester United
15 February 2023 9:43 WIB, 2023
Twitter sempat "down" pagi ini, pengguna laporkan berbagai masalah di akun mereka
29 December 2022 9:25 WIB, 2022
Dinilai anti-Semit, Kanye West diblokir sementara dari Twitter dan Instagram
10 October 2022 10:05 WIB, 2022
Belum melakukan pendaftaran, Google, Facebook, dan Twitter terancam diblokir
18 July 2022 11:36 WIB, 2022
Tesla kehilangan nilai 126 miliar dolar, khawatir dana pembelian Twitter
27 April 2022 7:54 WIB, 2022
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018