Pertemuan OIC Bahas Penguatan Gizi Ibu-Anak
Selasa, 23 April 2013 19:50 WIB
Jakarta, (Antara) - Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti membuka pertemuan "Steering Committee" Bidang Kesehatan dari Organization Islamic Cooperation (OIC) yang membahas, antara lain, penguatan status gizi dan kesehatan ibu dan anak.
"Ada beberapa isu yang dibahas, antara lain, penyediaan obat dan vaksin, prevensi-promosi kesehatan dan kesehatan ibu dan anak," kata Wamenkes usai membuka pertemuan tersebut di Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan bahwa pertemuan "steering committee" itu adalah untuk mempersiapkan materi bagi pertemuan antar Menteri Kesehatan dari negara-negara OIC yang berjumlah 57 negara.
Ghufron berharap pertemuan Menteri Kesehatan itu dapat meningkatkan kerja sama antarnegara anggota OIC yang sudah terjalin saat ini.
"Tidak hanya dalam melaksanakan kerja sama yang ada, tetapi juga dalam mencari inisiatif baru dan memperkuat solidaritas muslim dalam menjawab tantangan kesehatan global," ujar Ghufron.
Delegasi dari enam negara menghadiri pertemuan "steering committee" tersebut, yaitu dari Kazakhstan, Saudi Arabia, Tajikistan, Iran, Djibouti, dan Indonesia, serta organisasi internasional yaitu WHO, UNICEF, UNFPA, IDB, Comstech, dan SESRIC.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan(P2PL) Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama mengatakan bahwa pertemuan itu akan membahas mengenai tindak lanjut dari implementasi keputusan Konferensi Menteri Kesehatan Organization Islamic Cooperation sebelumnya, antara lain, tentang peningkatan kerja sama, rafikasi polio dunia, kemandirian produksi obat dan vaksin, penanggulangan AIDS, TB dan Malaria, kesehatan Ibu dan Anak serta dukungan bantuan kesehatan untuk Palestina dan Siria Golan.
"Dibicarakan juga tentang pembentukan enam 'thematic working group'. Dalam hal ini, Indonesia menjadi pimpinan/koordinator untuk tema Kesehatan Ibu dan Anak serta Gizi dan juga menjadi anggota di 'working group' lainnya," ujar Tjandra. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018