PVMBG Keluarkan Rekomendasi Bagi Para Pengungsi Dieng
Minggu, 21 April 2013 16:56 WIB
Sejumlah warga menuju tempat pengungsian menyusul gempa bumi di kawasan dataran tinggi Dieng desa Kepakisan, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (20/4). FOTO ANTARA/Anis Efizudin/ed/mes/13/wij
Banjarnegara, (Antara) - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM mengeluarkan rekomendasi bagi para pengungsi pascakrisis kegempaan di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
"Mengacu pada rekomendasi dari tanggal 20 April 2013, pukul 02.30 WIB, melalui radio dan SMS, pengungsi dapat kembali ke rumah masing-masing dengan beberapa persyaratan," kata Kepala PVMBG Surono saat dihubungi dari Banjarnegara, Minggu.
Dalam hal ini, kata dia, masyarakat dapat kembali dan menghuni rumah masing-masing jika rumah tersebut tidak terdapat rekahan yang berpotensi membahayakan penghuninya.
Selain itu, masyarakat agar waspada atau tidak menghuni rumah-rumah yang berada di kaki lereng yang bagian atasnya telah terjadi retakan akibat guncangan gempa bumi pada 19 April 2013.
"Rumah layak huni ditentukan oleh dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara," katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang tidak mempercayai isu¿isu yang tidak jelas sumbernya tentang gempa bumi susulan dan ancaman bahaya lainnya seperti gas beracun.
"Semua retakan yang terjadi akibat gempa bumi 19 April 2013 tidak mengeluarkan gas yang berbahaya bagi kehidupan," kata dia menegaskan.
Seperti diwartakan, lebih dari 5.000 warga mengungsi akibat gempa bumi yang mengguncang Dataran Tinggi Dieng pada Jumat (19/4) malam.
Mereka tidak hanya dari desa-desa di Dataran Tinggi Dieng yang masuk wilayah Banjarnegara, tetapi juga dari Kabupaten Batang.
Berdasarkan pendataan sementara, gempa tersebut merusak 311 rumah warga, yang terdiri 34 unit rusak berat, 27 rusak sedang, 78 rusak ringan, dan 172 unit belum teridentifikasi kerusakannya.
Selain itu, gempa juga merusak sejumlah fasilitas umum seperti masjid dan bangunan sekolah.
Seluruh rumah dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan, masih diverifikasi tingkat kerusakaannya oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara. (*/wij)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sinkhole di Limapuluh Kota masih keluarkan air jernih membiru, Ini tanggapan Badan Geologi
07 January 2026 13:36 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018