Kemlu: Belum Ada WNI Korban Teror Boston
Selasa, 16 April 2013 14:24 WIB
Jakarta, (Antara) - Hingga saat ini belum ada laporan mengenai warga negara Indonesia menjadi korban teror bom yang terjadi di Boston, Amerika Serikat, pada Senin (15/4) lalu, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Michael Tene di Jakarta, Selasa.
"Sejauh ini belum ada informasi mengenai hal tersebut. Namun Konsulat Jenderal Indonesia di New York terus memantau perkembangan di Boston dan keadaan WNI yang tinggal disana," katanya.
Dua ledakan keras terjadi di acara Boston Marathon yang menewaskan tiga orang dan lebih dari 100 luka-luka. Ledakan tersebut menimbulkan teriakan, kepanikan dan asap mengepul ke udara.
Presiden Barack Obama melalui televisi nasional mengatakan, masih belum jelas siapa yang berada di balik peledakan itu. Ia mengatakan pelaku ledakan itu akan segera diketahui.
"Kita belum tahu siapa yang melakukan ini dan mengapa. Dan jangan sampai mengeluarkan kesimpulan sampai kita semua mengetahui kenyataannya," kata Obama.
"Tapi jangan salah, kita akan menyelidiki hingga ke dasar masalah ini dan kita akan mengetahui siapa pelakunya, kita akan mengetahui mengapa mereka melakukan hal ini," ungkap Obama. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab: Dana transfer akhir tahun belum tertampung di APBD 2025 Pasbar sebabkan sisa kas besar
27 January 2026 6:22 WIB
Adu tinju guru dan siswa di Jambi belum tuntas, berujung saling lapor ke polisi
20 January 2026 13:01 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018