Kelompok Pemberontak DR Kongo Berjanji Melawan jika Diserang
Jumat, 12 April 2013 21:23 WIB
Kinshasa, (Antara/AFP) - Kelompok pemberontak di Republik Demokratik Kongo, M23, pada Jumat memperingatkan bahwa mereka akan membalas jika diserang penjaga perdamaian, yang baru-baru ini disetujui dikirm PBB ke kawasan bergolak bagian baratdaya negara itu untuk melucuti senjata pemberontak.
"Kami, sebagai M23, tidak memiliki hak menyerang kontingen PBB," kata juru bicara Vianney Kazarama, "Tapi, jika mereka menyerang kami, kami memiliki hak bereaksi, membalas ... untuk membela diri."
Pada akhir Maret, Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat menyetujui pembentukan brigade tersebut yang beranggotakan lebih dari 2.500 tentara dengan mandat untuk melakukan "operasi ofensif terhadap sasaran tertentu" yaitu melawan pemberontak di bagian timur DR Kongo, daerah kaya mineral yang telah dicengkeram oleh konflik selama lebih dari dua dasawarsa.
Itu adalah untuk pertama kalinya pasukan penjaga perdamaian PBB telah diberi mandat untuk melakukan operasi ofensif.
Beberapa hari setelah keputusan PBB, pemimpin politik M23 Bertrand Bisimwa mengecam keputusan itu.
Alih-alih "mendorong solusi politik dengan mendukung negosiasi politik ... PBB telah memilih untuk berperang melawan salah satu mitranya untuk perdamaian, "katanya dalam sebuah pernyataan. (*/wij)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018