Empat Roket Hantam Israel Sesudah Serangan Tewaskan Pejuang
Senin, 29 Oktober 2012 6:58 WIB
Gaza, Palestina, (ANTARA/AFP) - Empat roket ditembakkan
dari Gaza jatuh di Israel selatan pada Minggu tanpa melukai siapa pun, kata polisi Israel, beberapa jam sesudah serangan udara menewaskan seorang pejuang Hamas.
Juru bicara polisi Micky Rosenfeld kepada AFP menyatakan dua roket jatuh di daerah terbuka di kabupaten Eshkol, yang mengapit bagian selatan perbatasan Gaza, sementara dua lagi mendarat di dan sekitar Beersheva, kota berpenduduk 194.000 orang.
Tak satu pun dari roket itu menyebabkan cedera atau kerusakan.
Di Gaza, pejuang dari Komite Perlawanan Rakyat menyatakan bertanggung jawab atas kedua roket ditembakkan di Beersheva itu.
Kejadian itu membuat wali kota Beersheva Ruvik Danilovitch membatalkan pelajaran sekolah sampai pemberitahuan lebih lanjut.
"Banyak rumah di kota kami tidak dilindungi dan kami tidak bisa bermain-main dengan kehidupan anak-anak kami. Saya berharap bahwa pelajaran segera berlanjut," katanya kepada radio publik Israel.
Beberapa jam sebelumnya, serangan udara Israel menewaskan seorang militan Hamas dan melukai seorang lain sesudah mereka menembakkan mortir ke tank Israel di dekat kota selatan, Khan Yunis, kata petugas kesehatan Palestina dan saksi.
Yang tewas itu disebut Suleiman Kamel al-Qara (25 tahun), anggota brigade Ezzedine Qassam, sayap bersenjata gerakan Hamas, yang berkuasa di Gaza.
Yang terluka juga dikatakan adalah pejuang Hamas.
Tentara memastikan serangan itu, tapi menolak menanggapi tuduhan kendaraan lapis baja Israel memasuki wilayah Palestina itu dan diserang pejuang.
"Semalam, pesawat IAF (angkatan udara) menyasar regu dan tempat peluncuran roket di Jalur Gaza tengah, selama persiapan akhir untuk menembakkan roket ke Israel selatan. Ledakan kedua diketahui dan sasaran dipastikan," katanya, menyiratkan peluru atau peledak terkena.
Gerilyawan menembakkan lebih dari 150 roket ke Israel sejak awal bulan ini, katanya.
Penembakan terkini itu terjadi setelah jeda tiga hari kekerasan sesudah gencatan senjata ditengahi Mesir berlaku pada tengah malam pada Rabu.
Kesepakatan itu bertujuan mengakhiri lonjakan 72 jam pertempuran lintas perbatasan, yang dimulai pada Senin, dengan serangan Israel menewaskan delapan pejuang dan kelompok bersenjata menembakkan lebih dari 100 roket melintasi perbatasan tersebut, meluka-parahi dua pekerja Thailand.
Sejak itu, hanya satu roket menghantam Israel, jatuh di tanah terbuka dan tidak menyebabkan korban atau kerusakan, kata tentara.
Pada Minggu pagi, kabinet Israel menyetujui rencana memberi perlindungan penuh bagi masyarakat dalam kisaran 4,5 hingga 7 kilometer dari Gaza, yang tidak dilindungi tata tangkal peluru kendali Iron Dome.
"Kami melakukan ini karena serangan roket dan peluru kendali jarak pendek jauh lebih besar di daerah sekitar Jalur Gaza daripada jarak lain," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang proyek menelan biaya 270 juta shekel (700 miliar rupiah) itu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pergi ke luar angkasa membuat miliarder Jepang terobsesi dengan bumi
08 January 2022 14:26 WIB, 2022
China gelar latihan militer di lokasi jatuhnya sampah roket, kapal lain tidak diizinkan melintas
09 July 2021 8:20 WIB, 2021
Israel lakukan serangan udara 35 warga Palestina tewas di Gaza, 3 di Israel
12 May 2021 9:29 WIB, 2021
Serpihan bangkai pesawat di Kalteng ternyata roket milik badan antariksa China
06 January 2021 13:09 WIB, 2021
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018