Rektor UNP : Lesson Study tingkatkan kualitas mengajar guru
Kamis, 7 November 2019 20:36 WIB
Rektor UNP, Prof Ganefri memukul gandang tasa sebagai tanda pembukaan kegiatan International Conference on Lesson Study (ICLS) X 2019 yang digelar di Hotel UNP. (ANTARA SUMBAR/istimewa)
Padang (ANTARA) - Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Prof Ganefri menyebut program lesson study menjadi salah satu cara yang dapat meningkatkan kualitas mengajar guru
Hal tersebut dikatakan Ganefri saat pembukaan International Conference on Lesson Study (ICLS) X di Hotel Universitas Negeri Padang, Kamis.
"Kemajuan teknologi membuat keberadaan guru terancam. Peserta didik bisa saja mendapatkan pengetahuan dari gawai yang mereka miliki. Salah satu upaya yang mesti dilakukan guru adalah membuat bahan ajar yang menarik dan meningkatkan cara ajar," katanya dalam kegiatan yang mengangkat tema "Mensintesis Lesson Study untuk Pembelajaran Berkelanjutan" yang diadakan oleh LP3M UNP itu.
Ganefri menyampaikan sosialisasi terkait Lesson Study mesti terus dikembangkan. Mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi.
Ia menyebutkan di era revolusi industri 4.0 program ini masih layak dan bisa terus dikembangkan. Pasalnya polanya adalah belajar dari pembelajaran. Bagi guru, Lesson Study memiliki pengaruh yang besar dalam membuat bahan ajar lebih menarik.
Lebih lanjut ia menambahkan tema yang diangkat sangat menarik dan berkaitan dengan kondisi saat ini, inovasi dalam bidang pendidikan muncul. Proses pembelajaran berbeda, seperti anak suka belajar gunakan smartphone.
"Meski kemajuan teknologi pesat di Jepang, namun proses PBM di dalam kelas masih diminati oleh siswa, ini disebabkan pola pendidikan yang disajikan dinilai menarik. Salah satunya dengan pola dan materi belajar yang disajikan guru," katanya
Ia mengatakan, meski telah 10 tahun pengembangan yang dilakukan di pemerintahan, namun ini masih tepat diterapkan di saat ini, karena program ini juga terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi.
Ganefri menekankan UNP sebagai LPTK, dosen dari pihaknya mesti terlibat lebih banyak dalam pengembangan dan penerapan program ini.
"Karena UNP memiliki peran dan tanggung jawab dalam meningkatkan mutu pendidikan di Sumbar, bahkan Indonesia," katanya.
Presiden Asosiasi Lesson Study Indonesia Summar Hendayana menyebutkan program ini layak untuk dikembangkan. Pola pendidikan seperti ini juga akan membuat guru akan berinovasi dalam pengembangan bahan ajar.
Panitia pelaksana, Zul Amri menyebutkan LPTK memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu yang dilakukan dengan meningkatkan dan meningkatkan program Lesson Study.
Progran Lesson Study merupakan suatu pendekatan peningkatan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru secara kolaboratif. Dengan langkah-langkah pokok merancang pembelajaran untuk mencapai tujuan, melaksanakan pembelajaran, mengamati pelaksanaan pembelajaran tersebut. Serta melakukan refleksi untuk mendiskusikan pembelajaran yang dikaji tersebut untuk bahan penyempurnaan dalam rencana pembelajaran berikutnya. Fokus utama pelaksanaan lesson study adalah aktivitas siswa di kelas, dengan asumsi bahwa aktivitas siswa tersebut terkait dengan aktivitas guru selama mengajar di kelas.Secara nasional, ini merupakan kerjasama dengan Pemerintah Jepang.
"Lesson Study saat ini merambah banyak negara dalam meningkatkan mutu pendidikan. Bahkan Amerika mengadopsi program ini. Kita di Indonesia juga mendapatkan dukungan penuh," katanya.
Pada konferensi tersebut dihadiri sejumlah pembicara utama dari negara lain. Seperti dari Jepang, Singapura, dan Malaysia.
Hal tersebut dikatakan Ganefri saat pembukaan International Conference on Lesson Study (ICLS) X di Hotel Universitas Negeri Padang, Kamis.
"Kemajuan teknologi membuat keberadaan guru terancam. Peserta didik bisa saja mendapatkan pengetahuan dari gawai yang mereka miliki. Salah satu upaya yang mesti dilakukan guru adalah membuat bahan ajar yang menarik dan meningkatkan cara ajar," katanya dalam kegiatan yang mengangkat tema "Mensintesis Lesson Study untuk Pembelajaran Berkelanjutan" yang diadakan oleh LP3M UNP itu.
Ganefri menyampaikan sosialisasi terkait Lesson Study mesti terus dikembangkan. Mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi.
Ia menyebutkan di era revolusi industri 4.0 program ini masih layak dan bisa terus dikembangkan. Pasalnya polanya adalah belajar dari pembelajaran. Bagi guru, Lesson Study memiliki pengaruh yang besar dalam membuat bahan ajar lebih menarik.
Lebih lanjut ia menambahkan tema yang diangkat sangat menarik dan berkaitan dengan kondisi saat ini, inovasi dalam bidang pendidikan muncul. Proses pembelajaran berbeda, seperti anak suka belajar gunakan smartphone.
"Meski kemajuan teknologi pesat di Jepang, namun proses PBM di dalam kelas masih diminati oleh siswa, ini disebabkan pola pendidikan yang disajikan dinilai menarik. Salah satunya dengan pola dan materi belajar yang disajikan guru," katanya
Ia mengatakan, meski telah 10 tahun pengembangan yang dilakukan di pemerintahan, namun ini masih tepat diterapkan di saat ini, karena program ini juga terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi.
Ganefri menekankan UNP sebagai LPTK, dosen dari pihaknya mesti terlibat lebih banyak dalam pengembangan dan penerapan program ini.
"Karena UNP memiliki peran dan tanggung jawab dalam meningkatkan mutu pendidikan di Sumbar, bahkan Indonesia," katanya.
Presiden Asosiasi Lesson Study Indonesia Summar Hendayana menyebutkan program ini layak untuk dikembangkan. Pola pendidikan seperti ini juga akan membuat guru akan berinovasi dalam pengembangan bahan ajar.
Panitia pelaksana, Zul Amri menyebutkan LPTK memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu yang dilakukan dengan meningkatkan dan meningkatkan program Lesson Study.
Progran Lesson Study merupakan suatu pendekatan peningkatan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru secara kolaboratif. Dengan langkah-langkah pokok merancang pembelajaran untuk mencapai tujuan, melaksanakan pembelajaran, mengamati pelaksanaan pembelajaran tersebut. Serta melakukan refleksi untuk mendiskusikan pembelajaran yang dikaji tersebut untuk bahan penyempurnaan dalam rencana pembelajaran berikutnya. Fokus utama pelaksanaan lesson study adalah aktivitas siswa di kelas, dengan asumsi bahwa aktivitas siswa tersebut terkait dengan aktivitas guru selama mengajar di kelas.Secara nasional, ini merupakan kerjasama dengan Pemerintah Jepang.
"Lesson Study saat ini merambah banyak negara dalam meningkatkan mutu pendidikan. Bahkan Amerika mengadopsi program ini. Kita di Indonesia juga mendapatkan dukungan penuh," katanya.
Pada konferensi tersebut dihadiri sejumlah pembicara utama dari negara lain. Seperti dari Jepang, Singapura, dan Malaysia.
Pewarta : Agung Pambudi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Andree Algamar Lepas Rombongan Study Tour Paskibraka ke BPIP dan IPDN
13 December 2024 19:55 WIB, 2024
Wako Zul Elfian Umar Study Comparative Forkopimda Kota Solok Ke Kota Mataram
20 December 2023 9:17 WIB, 2023
Berobat gratis pakai KTP jadi perhatian rombongan "Study Best Practice" Kota Bukittinggi
02 December 2022 6:18 WIB, 2022
Wartawan Bukittinggi ikuti Study Best Practice ke Siak dan Pekanbaru
14 December 2021 12:02 WIB, 2021
Students of Vocational High School 2 of Painan study marine ecosystems
13 November 2019 13:08 WIB, 2019
Terpopuler - Kampus
Lihat Juga
Sri Meiyenti resmi raih gelar Doktor, angkat perspektif budaya dalam pencegahan stunting di Sumbar
03 February 2026 20:23 WIB
Unbrah gelar Promosi Bersanding dengan kampus ternama nasional dalam Edufair Bengkulu 2026
08 January 2026 6:23 WIB
Dosen Fikes Unbrah gelar Gencat Seni guna cegah stunting sejak remaja di SMAN 13 Padang
14 November 2025 11:43 WIB