Investasi Asing Disoroti Pemimpin Myanmar-Singapura
Selasa, 2 April 2013 13:32 WIB
Yangon, (Antara/Xinhua-0ANA) - Investasi asing telah disoroti dalam pembicaraan antara Presiden Myanmar U Thein Sein dan timpalannya Presiden Singapura Dr Tony Tan Keng Yam selama pertemuan mereka di Nay Pyi Taw, kata media resmi Selasa.
U Thein Sein mengundang pengusaha Singapura melalui Tan untuk berinvestasi di Myanmar, dengan mengatakan bahwa negara ini membutuhkan sumber daya modal, teknologi dan manusia sambil melaksanakan proses reformasi ekonomi untuk pembangunan.
Dia menyebutkan bahwa Myanmar telah menerapkan undang-undang penanaman modal asing dan Amerika Serikat serta Uni Eropa telah mencabut sanksi-sanksi terhadap negara itu.
Tan berterima kasih kepada U Thein Sein untuk menyalakan lampu hijau bagi Singapura untuk membuka satu sekolah pelatihan teknis di Myanmar yang katanya akan menjadi manfaat besar bagi pemuda Myanmar.
Kedua presiden juga bertukar pandangan mengenai pendidikan, pembangunan perumahan dan pengembangan sumber daya manusia.
Pada Senin, Tan juga bertemu dengan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi, ketua Komite Aturan Hukum dan Ketenangan Majelis Rendah, di Aureum Palace, kata laporan tersebut menambahkan.
Tan tiba di Nay Pyi Taw Senin untuk kunjungan kenegaraan lima hari ke Myanmar, yang pertama bagi pemimpin Singapura untuk memperdalam hubungan dengan Myanmar dalam proses demokratisasi dan reformasi negara itu.
Ini adalah kunjungan balasan Tan bagi kunjungan yang dilakukan Presiden Myanmar U Thein Sein ke Singapura pada Januari 2012 lalu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Catatan lain Semen Padang FC koyak rekor nirbobol enam pertandingan Bali United
25 January 2026 13:46 WIB
Sempat unggul, Semen Padang terima kenyataan ditahan imbang Bali United 3-3
24 January 2026 17:34 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018