Polri sebut pelaku bom bunuh diri di Kartasura terpapar ISIS, ini buktinya
Selasa, 4 Juni 2019 12:36 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (ANTARA/Dyah Dwi)
Jakarta, (ANTARA) - Kepala Biro Penerangan Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa RA, pelaku bom bunuh diri di Pos Pengamanan Tugu Kartasura, Solo, Jawa Tengah, diketahui terpapar paham radikal ISIS.
Namun demikian, belum ada indikasi RA terlibat suatu jaringan teroris tertentu.
"Pelaku ini 'suicide bomber'. Secara individu, yang bersangkutan terpapar paham ISIS. Belum ada indikasi yang bersangkutan terlibat dalam suatu jaringan," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.
Identitas RA diketahui melalui sidik jarinya yang dicocokkan dengan sidik jari ijazah RA.
"(Identitas) terungkap dari sidik jari dan ijazah yang bersangkutan," ungkapnya.
Dedi menjelaskan identitas pelaku, yang bersangkutan pria berusia 22 tahun, dengan pekerjaan swasta, belum menikah, pendidikan terakhir SMA dan beralamat di Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Sebelumnya terjadi kasus dugaan bom bunuh diri di Pos Pengamanan I Tugu Kartasura pada Senin malam sekitar pukul 22.45 WIB.
Awalnya ada seorang tak dikenal menggunakan kaos berwarna hitam dan celana jeans serta memakai "headset" berjalan menuju Pos Pengamanan Tugu Kartasura. Orang tersebut duduk di trotoar di depan pos.
Lalu sepuluh menit kemudian terjadi ledakan di depan pos yang mengakibatkan orang tersebut luka-luka. (*)
Namun demikian, belum ada indikasi RA terlibat suatu jaringan teroris tertentu.
"Pelaku ini 'suicide bomber'. Secara individu, yang bersangkutan terpapar paham ISIS. Belum ada indikasi yang bersangkutan terlibat dalam suatu jaringan," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.
Identitas RA diketahui melalui sidik jarinya yang dicocokkan dengan sidik jari ijazah RA.
"(Identitas) terungkap dari sidik jari dan ijazah yang bersangkutan," ungkapnya.
Dedi menjelaskan identitas pelaku, yang bersangkutan pria berusia 22 tahun, dengan pekerjaan swasta, belum menikah, pendidikan terakhir SMA dan beralamat di Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Sebelumnya terjadi kasus dugaan bom bunuh diri di Pos Pengamanan I Tugu Kartasura pada Senin malam sekitar pukul 22.45 WIB.
Awalnya ada seorang tak dikenal menggunakan kaos berwarna hitam dan celana jeans serta memakai "headset" berjalan menuju Pos Pengamanan Tugu Kartasura. Orang tersebut duduk di trotoar di depan pos.
Lalu sepuluh menit kemudian terjadi ledakan di depan pos yang mengakibatkan orang tersebut luka-luka. (*)
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Petugas Pos Pam Pantai Tiku Agam berhasil temukan anak-lansia terpisah dari keluarga
15 April 2024 15:04 WIB, 2024
Polres Pesisir Selatan dirikan Pos Pam Carocok Painan untuk keselamatan dan informasi selama libur Nataru 2023
28 December 2023 6:44 WIB, 2023
PAM Tirta Sago Payakumbuh terima penghargaan digitalisasi layanan pelanggan
05 October 2022 16:41 WIB, 2022
Dirut PAM Tirta Sago turun langsung tanggapi keluhan pelanggan yang airnya tak hidup
17 May 2022 14:40 WIB, 2022
PAM Tirta Sago Payakumbuh borong tiga penghargaan TOP BUMD Awards 2022
21 April 2022 14:03 WIB, 2022
PAM Tirta Sago Kota Payakumbuh akan tambah jam operasi WTP selama Ramadhan
04 April 2022 14:13 WIB, 2022
Hari air sedunia, PAM Tirta Sago Payakumbuh maksimalkan ketersediaan air bersih
23 March 2022 9:24 WIB, 2022