Menantu Osama Bin Laden Ditangkap di Jordania
Jumat, 8 Maret 2013 8:52 WIB
Washington, (Antara/Reuters) - Jaksa penuntut AS membuka segel dakwaan terhadap menantu lelaki Osama bin Laden, Kamis (7/3), dengan tuduhan ia bersekongkol untuk membunuh orang Amerika, setelah beberapa sumber AS mengatakan ia ditangkap di luar negeri dan dibawa ke New York.
Suleiman Abu Ghaith, gerilyawan yang tampil di berbagai video yang mewakili Al Qaida setelah serangan 11 September 2001, mulanya telah dibekuk di Turki dan dibawa ke Amerika Serikat dalam satu operasi oleh pemerintah Jordania dan FBI, kata beberapa sumber.
Pemerintah Turki mendeportasi dia ke Jordania, kata sumber itu, dan di sana pemerintah serta FBI menahan dia.
Ia dibawa ke Amerikat Serikat dalam beberapa hari belakangan, kata satu sumber pelaksana hukum.
Beberapa pejabat AS termasuk Jaksa Agung Eric Holder mengumumkan tuntutan tersebut pada Kamis, demikian laporan Reuters --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi. Ia mengatakan ia dijadwalkan dihadirkan pada Jumat di satu Pengadilan Wilayah AS di Lower Manhattan, hanya beberapa blok dari lokasi Pusat Perdagangan Dunia --yang runtuh dalam serangan 11 September.
Abu Ghaith menjadi salah satu tokoh kelas atas Al Qaida yang dibawa ke Amerika Serikat untuk menjalani pengadilan sipil.
Ketika Holder sebelumnya mengumumkan rencana untuk mengadili terdakwa dalam serangan 11 September di pengadilan yang sama, ia dipaksa mundur oleh penentangan masyarakat, dan pengadilan dipindah ke pangkalan militer AS di Teluk Guantanamo, Kuba.
"Abu Ghaith, antara lain, mendesak orang lain agar bersumpah setia kepada Osama bin Laden, berbicara atas nama dan mendukung misi Al Qaida, dan memperingatkan serangan serupa dengan yang terjadi pada 11 September 2001 akan berlanjut," demikian antara lain bunyi dokumen tuntutan terhadap dirinya.
Dokumen tersebut juga menuduh dia bertindak melalui persekongkolan yang "akan dan benar-benar membunuh warganegara Amerika Serikat di mana saja di dunia", dengan mendaftar tindakan sebelum dan setelah 11 September 2001. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ini alasan Arab Saudi cabut status kewarganegaraan putra Osama bin Laden
02 March 2019 6:37 WIB, 2019
Dubes: otoritas Arab Saudi harus periksa alasan pemasangan bendera tauhid
13 November 2018 20:32 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018