13 Prajurit Chad Tewas di Mali
Sabtu, 23 Februari 2013 13:14 WIB
N'Djamena, (antarasumbar.com) - Lebih dari selusin prajurit Chad, Jumat (23/2), tewas dalam pertempuran di Mali utara, dalam peristiwa yang juga menewaskan 65 gerilyawan yang memiliki kaitan dengan Al Qaida, kata Angkatan Darat Chad.
Jumlah korban jiwa tersebut adalah yang terbanyak bagi tentara Afrika dan Prancis sejak awal aksi militer mereka terhadap gerilyawan Mali, yang menguasai bagian utara negara Afrika Barat itu.
"Kami menyesalkan tewasnya 13 prajurit kami, yang pemberani," kata staf umum militer di dalam satu pernyataan sebagaimana dikutip Xinhua. Ditambahkannya, lima kendaraan gerilyawan dihancurkan dan 65 gerilyawan tewas.
Chad, yang telah mengirim 2.000 prajurit ke Mali bersama dengan beberapa negara lain Afrika, ingin mengambil-alih kepemimpinan operasi dari Prancis --yang berencana menarik tentaranya mulai Maret.
Awal pekan ini, Perdana Menteri Mali Diango Cissoko mengumumkan operasi militer berskala besar di negaranya "akan berakhir". (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelda Yudi prajurit TNI yang gugur tersapu galodo Padang Panjang ditemukan, siang ini dimakamkan
02 December 2025 10:02 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018