Logo Header Antaranews Sumbar

Prajurit TNI Kodim 0304 Agam dikerahkan bantu warga terdampak bencana

Kamis, 1 Januari 2026 19:42 WIB
Image Print
Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam, Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso menyebut sebanyak 800 prajurit gabungan telah dikerahkan sepanjang musibah kejadian bencana alam hidrometeorologi di Kabupaten Agam. ANTARA/AL FATAH

Bukittinggi (ANTARA) - Ratusan prajurit TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0304/Agam dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan daerah tertimpa bencana alam hidrometeorologi di dua bulan terakhir.

Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam, Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso mengungkap sekitar 800 prajurit gabungan telah ikut serta membantu di seluruh titik bencana yang mayoritas terjadi di Kabupaten Agam.

"Kabupaten Agam masih dalam masa tanggap darurat, sejak musibah terjadi akhir November 2025 sudah ada 800 prajurit yang dikerahkan langsung ke lapangan," kata Dandim di Bukittinggi, Kamis (1/1/2026).

Menurutnya, saat ini prajurit difokuskan pada sisi pemulihan akses termasuk pembangunan jembatan bailey dan jembatan armco di Palembayan serta di sekitar Danau Maninjau.

"Juga ada 100 prajurit Kodim 0304/Agam yang ditempatkan hingga kini untuk pembangunan hunian sementara (Huntara) di Palembayan, kami berupaya target 207 bangunan terselesaikan," kata Dandim Slamet.

Ia mengatakan prajurit di lapangan terus berupaya maksimal meski terdapat kendala terkait masalah cuaca.

"Kendala hanya pada kondisi cuaca yang tidak bersahabat termasuk adanya longsor atau banjir susulan," kata dia.

Dandim menegaskan tidak terdapat korban bencana alam dari kalangan prajurit TNI Kodim 0304/Agam hingga kini.

Dari pengamatan di lapangan, sejak awal bencana alam yang terjadi di 27 November 2025, prajurit TNI terjun langsung ke lokasi bencana melakukan evakuasi penyelamatan antaranya mendistribusikan bantuan, pembersihan material longsor di rumah-rumah warga dan jalan serta lainnya.

Terkini, sebanyak 163 warga Kabupaten Agam dinyatakan menjadi korban meninggal dunia dan 38 lainnya belum ditemukan dalam musibah bencana alam berupa longsor dan banjir bandang itu.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026