13 Tentara Chad dan 65 Gerilyawan Tewas Dalam Bentrokan Mali
Sabtu, 23 Februari 2013 9:06 WIB
N'Djamena, (antarasumbar.com) - Tiga belas tentara Chad dan 65 gerilyawan tewas dalam pertempuran sengit di wilayah pegunungan utara Ifoghas Mali, kata komando militer Chad, Jumat.
"Tentara Chad menghancurkan lima kendaraan dan menewaskan 65 gerilyawan," katanya dalam satu pernyataan, dan menambahkan 13 tentaranya telah tewas dan lima lainnya terluka.
Awal bulan ini, sekitar 1.800 tentara Chad mengambil alih
kota utara Kidal untuk mengamankan tempat yang telah menjadi benteng terakhir pemberontak.
Chad berjanji mengirimkan 2.000 tentara kepada pasukan intervensi AFISMA yang dipimpin Afrika di Mali.
Prancis berharap pasukan ini akan menggantikan pasukannya setelah serangan kilat mereka yang memaksa kelompok gerilyawan keluar dari kota-kota utara ke sekitar padang pasir dan pegunungan utara.
Sementara itu lima orang tewas dalam dua serangan bom mobil oleh gerilyawan garis keras terhadap kelompok pro-otonomi Tuareg MNLA di satu kota terpencil Mali yang berbatasan dengan Aljazair, kata seorang juru bicara gerilyawan, Jumat, seperti dikutip Reuters.
Serangan-serangan itu dilakukan di In Khalil, sekitar 1.700 kilometer sebelah timurlaut ibu kota Mali, Bamako, sehari setelah bom mobil menewaskan dua orang di Kidal dan pasukan Prancis serta Mali membunuh 15 militan di jalan-jalan di kota wilayah utara, Gao.
Moussa Ag Assarid, seorang wakil MNLA yang berkantor di Paris, mengatakan, tersangka gerilyawan garis keras semula berusaha menabrakkan kendaraannya ke sebuah bangunan, namun mobil tersebut dihancurkan oleh gerilyawan sebelum tabrakan itu terjadi.
Sebuah mobil kedua kemudian menabrak pusat operasi lokal kelompok itu dan meledak.
Menurut Assarid, kedua penyerang bom itu dan tiga gerilyawan MNLA tewas dan tiga orang lainnya cedera.
Gerilyawan MNLA menguasai lagi Kidal dan sejumlah kota kecil di sekitar pegunungan Adrar des Ifoghas, dimana banyak gerilyawan garis keras diyakini bersembunyi di dekat perbatasan dengan Aljazair.
Prancis, yang memiliki hubungan dekat dengan gerilyawan Tuareg di lapangan, membentuk sebuah pangkalan di bandara Kidal. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peringati HUT ke-80 TNI, Pemko bersama Kodaeral II Padang gelar kegiatan bakti sosial dan kesehatan
02 October 2025 18:16 WIB
Peringati HUT ke-80 TNI, Pemko dan Kodaeral II Padang akan gelar kegiatan bakti sosial
22 September 2025 19:39 WIB
Benarkah dugaan 2 eks tentara Israel kelola vila di Bali? Imigrasi lakukan cek
06 August 2025 22:37 WIB
Tentara yang ikuti operasi militer Rusia ternyata sudah dipecat karena disersi
10 May 2025 23:04 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018