PBB: Penengah Perdamaian Suriah Brahimi Sampai 2013
Jumat, 22 Februari 2013 10:08 WIB
PBB, (Antara/Reuters) - Mediator Perserikatan Bangsa Bangsa-Liga Arab Lakhdar Brahimi akan melanjutkan upayanya untuk perdamian di Suriah yang dikoyak perang sampai setidaknya akhir tahun ini, kata PBB Kamis.
Veteran diplomat Aljazair itu mengambil peran pada September
saat ia menggantikan mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan.
Annan menyalahkan kebuntuan Dewan Keamanan menghambat enam bulan tawarannya untuk menengahi perdamaian dan menyebabkan keputusannya untuk mundur.
Dewan Keamanan telah menemui jalan buntu sejak 2011 atas penolakan Rusia dan China untuk mempertimbangkan sanksi terhadap
pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Mereka telah memveto tiga yang resolusi mengutuk upaya Bashar untuk menumpas apa yang dimulai dua tahun yang lalu sebagai protes damai terinspirasi oleh pemberontakan Musim Semi Arab.
PBB mengatakan hampir 70.000 orang telah tewas dalam pemberontakan terhadap Bashar, yang berubah menjadi kekerasan
setelah pasukan Bashar mencoba untuk menumpas demonstrasi.
Juru bicara PBB Martin Nesirky mengatakan pada Kamis bahwa
kontrak Brahimi telah diperpanjang sampai akhir tahun, bersama dengan kontrak wakilnya, Nasser al-Kidwa, dan kepala kantor Damaskus-nya, Mokhtar Lamani.
Setelah brifing Dewan Keamanan akhir bulan lalu, Brahimi
mengecilkan rumor bahwa ia berencana untuk mengundurkan diri dari
tugas mediator karena frustrasi, meskipun ia menambahkan bahwa itu bukan pekerjaan yang dia inginkan.
"Saya tidak gampang menyerah," katanya kepada wartawan. "PBB
tidak punya pilihan selain untuk tetap terlibat dengan masalah ini, apakah ada saya atau tidak. Saat ini saya merasa bahwa saya sama sekali tidak berguna, saya tidak akan tinggalkan semenitpun. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lebanon berharap AS jadi penengah sengketa perbatasan dengan Israel
11 September 2019 5:54 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018