Ratusan warga doakan korban KM Sinar Bangun
Selasa, 3 Juli 2018 10:27 WIB
Personil Basarnas merapatkan kapal usai melakukan pencarian penumpang korban tenggelamnya Kapal KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba di Dermaga Tigaras, Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (19/6/2018) dini hari. (ANTARA FOTO/Lazuardy Fahmi)
Simalungun, Sumut, (Antaranews Sumbar) - Ratusan warga dan keluarga korban KM Sinar Bangun melaksanakan ibadah untuk mendoakan korban yang tenggelam di perairan Danau Toba.
Proses ibadah tersebut digelar di lokasi monumen tenggelamnya KM Sinar Bangun yang berjarak hanya sekitar 20 meter dari pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Selasa.
Prosesi ibadah keluarga korban yang beragama Nasrani dengan kebaktian yang dipimpin Bishop Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Pendeta Oloan Pasaribu, didampingi Ephorus Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Pendeta Rumania Purba, Ketua Moderamen Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Agustinus Purba, dan Kepala Departemen Apostolat GKPI Pendeta Humala Lumbantobing.
Sedangkan keluarga korban yang beragama Islam menggelar sholat gaib dan doa bersama yang dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)kKabupaten Simalungun, Abdul Halim Lubis dan Pimpinan Persulukan Naghsabandiyah Tuan Guru Muda Sakban Rajagukguk.
Acara khususuk dipimpin Pimpinan Persulukan Naghsabandiyah Tuan Guru Muda Sakban Rajagukguk, terlihat keluarga korban yang beragama Islam terus melakukan zikir di area monumen.
Ketika memasuki proses berdoa, terlihat banyak keluarga korban yang menangis karena tidak akan bertemu lagi dengan keluarganya yang tenggelam di perairan Danau Toba.
Usai menjalankan ibadah, keluarga korban KM Sinar Bangun dibawa ke pinggiran Danau Toba untuk menabur bunga.
Setelah proses tabur bunga, seluruh keluarga korban kembali ke lokasi semula untuk menyaksikan peletakan batu pertama monumen KM Sinar Bangun.
Sebelumnya, kapal kayu KM Sinar Bangun yang mengangkut seratusan penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/6), sekitar pukul 17.30 WIB.
Dalam proses pencarian, tim gabungan telah menemukan 21 korban selamat dan tiga korban tewas. (*)
Proses ibadah tersebut digelar di lokasi monumen tenggelamnya KM Sinar Bangun yang berjarak hanya sekitar 20 meter dari pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Selasa.
Prosesi ibadah keluarga korban yang beragama Nasrani dengan kebaktian yang dipimpin Bishop Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Pendeta Oloan Pasaribu, didampingi Ephorus Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Pendeta Rumania Purba, Ketua Moderamen Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Agustinus Purba, dan Kepala Departemen Apostolat GKPI Pendeta Humala Lumbantobing.
Sedangkan keluarga korban yang beragama Islam menggelar sholat gaib dan doa bersama yang dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)kKabupaten Simalungun, Abdul Halim Lubis dan Pimpinan Persulukan Naghsabandiyah Tuan Guru Muda Sakban Rajagukguk.
Acara khususuk dipimpin Pimpinan Persulukan Naghsabandiyah Tuan Guru Muda Sakban Rajagukguk, terlihat keluarga korban yang beragama Islam terus melakukan zikir di area monumen.
Ketika memasuki proses berdoa, terlihat banyak keluarga korban yang menangis karena tidak akan bertemu lagi dengan keluarganya yang tenggelam di perairan Danau Toba.
Usai menjalankan ibadah, keluarga korban KM Sinar Bangun dibawa ke pinggiran Danau Toba untuk menabur bunga.
Setelah proses tabur bunga, seluruh keluarga korban kembali ke lokasi semula untuk menyaksikan peletakan batu pertama monumen KM Sinar Bangun.
Sebelumnya, kapal kayu KM Sinar Bangun yang mengangkut seratusan penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/6), sekitar pukul 17.30 WIB.
Dalam proses pencarian, tim gabungan telah menemukan 21 korban selamat dan tiga korban tewas. (*)
Pewarta : Irwan Arfa
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rayakan HUT Ke-22, Pj Wako: Semoga Keluarga Besar SPSC Makin Solid dan Bahagia
19 January 2025 16:40 WIB, 2025
BPJS Ketenagakerjaan launching Program SINAR SENJA, Perlindungan 1 Nagari 100 Pekerja Rentan
21 August 2024 19:05 WIB, 2024
DotX - KSP IKR dan PT Sinar Jaya Prakarsa teken Perjanjian Kerja Sama Layanan Koperasi
26 October 2022 9:13 WIB, 2022
UEFA selidiki sinar laser yang diarahkan ke kiper Denmark Kasper Schmeichel
09 July 2021 6:40 WIB, 2021
Ini tujuannya BNN Sumbar canangkan Nagari Tanjung Bingkung bersih dari narkoba
08 July 2021 18:22 WIB, 2021
Berbasis sinar ultraviolet, dosen Undip buat alat sterilisasi udara yang bisa bunuh virus corona
21 July 2020 13:43 WIB, 2020
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik di Sumbar paling trending di akhir 2025
01 January 2026 7:08 WIB