Diplomat: Utusan PBB Perpanjang Misi Perdamaian Suriah
Kamis, 21 Februari 2013 11:08 WIB
PBB, (Antara/AFP) - Utusan Internasional perdamaian Suriah
Lakhdar Brahimi setuju untuk memperpanjang misinya selama sedikitnya enam bulan, kata para diplomat Rabu.
Kontrak enam bulan pertama Brahimi dengan Perserikatan Bangsa Bangsa dan Liga Arab, untuk menggantikan posisi Kofi Annan, berakhir pada Jumat.
"Brahimi telah menyetujui perpanjangan enam bulan," kata seorang diplomat PBB yang tak bersedia disebut jatidirinya.
"Dia jelas merasa bahwa ada beberapa kehidupan dalam misinya," tambah seorang diplomat kedua yang mengonfirmasi kesepakatan itu.
Sementara jumlah korban tewas akibat konflik 23 bulan itu telah mencapai di atas 70.000 orang, upaya utusan ini telah diberi urgensi baru dengan tawaran oleh kepala koalisi oposisi Suriah untuk mengadakan pembicaraan dengan perwakilan dari pemerintah Presiden
Bashar al-Assad. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Utusan Presiden Yovie Widianto dorong Sawahlunto maksimalkan ekonomi kreatif berbasis heritage
09 November 2025 16:16 WIB
Dasco: Mundurnya Miftah dari UKP harus jadi introspeksi pejabat lain
06 December 2024 19:34 WIB, 2024
Gerindra sebut Gus Miftah harus dievaluasi buntut ucapan ke penjual es teh
04 December 2024 15:35 WIB, 2024
Retno Marsudi resmi bertugas jadi utusan khusus Sekjen PBB untuk air
01 November 2024 9:49 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018