Logo Header Antaranews Sumbar

Utusan Presiden Yovie Widianto dorong Sawahlunto maksimalkan ekonomi kreatif berbasis heritage

Minggu, 9 November 2025 16:16 WIB
Image Print
Utusan khusus Presiden bidang ekonomi kreatif Yovie Widianto berbincang bersama Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah dalam acara SIMFes. (Antarasumbar/Yudha Ahada)

Sawahlunto (ANTARA) - Utusan Khusus Presiden bidang ekonomi kreatif Yovie Widianto mendorong Pemerintah Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat memaksimalkan potensi ekonomi kreatif berbasis wisata minat khusus yang bersumber dari kekayaan sejarah, budaya dan seni kota warisan dunia tersebut.

"Sawahlunto memiliki modal heritage yang sangat besar dan bernilai strategis untuk dikembangkan menjadi ekosistem ekonomi kreatif berkelanjutan, terutama yang berakar pada narasi sejarah dan seni masyarakat setempat," kata Yovie Widianto, di Sawahlunto, Minggu.

Menurutnya, kekayaan budaya dan sejarah Sawahlunto merupakan pusaka yang jika dikelola secara tepat akan menghidupi masyarakat melalui aktivitas ekonomi kreatif, sektor pertunjukan, serta wisata edukasi yang memiliki pasar kuat di tingkat nasional.

Yovie menilai Pemko Sawahlunto perlu menyelaraskan program daerah dengan Asta Cita dan agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah pusat dapat memberikan dukungan lebih luas terhadap pengembangan potensi ekonomi kreatif dan ekonomi heritage di kota itu.

Ia juga memuji SIMFes dan SISSCa sebagai dua event utama Sawahlunto yang mampu di-upgrade menjadi sarana edukasi seni, ruang tumbuh UMKM, serta wahana pelestarian budaya Minangkabau dan sejarah musik kota tersebut.

Wawako Sawahlunto Jeffry Hibatullah menjelaskan bahwa SIMFes kini diarahkan menjadi festival edukatif yang menghadirkan kelas sejarah musik, dialog budaya, serta kurasi penampilan etnik yang dirancang untuk memperluas wawasan generasi muda.

Ia mengatakan bahwa penguatan unsur edukasi dilakukan melalui kolaborasi dengan Manajemen Talenta Nasional untuk menghadirkan pakar dan praktisi musik yang membimbing peserta memahami sejarah musik Indonesia dan Minangkabau.

Selain nilai edukasi, dia menekankan bahwa sektor ekonomi dalam SIMFes tumbuh melalui partisipasi UMKM kuliner dan keterlibatan pelaku industri kreatif lokal, termasuk pameran dan promosi batik Sawahlunto dalam festival tersebut.

Menurut Jeffry, keberhasilan event-event itu menunjukkan bahwa Sawahlunto memiliki modal sosial dan kultural yang dapat menjadi basis penguatan ekonomi kreatif jika dikelola secara kolaboratif dan berkesinambungan.

Ia memastikan Pemko Sawahlunto akan terus meningkatkan kapasitas event budaya dan ekonomi kreatif agar mampu menarik wisatawan dan memperluas peluang pasar bagi UMKM lokal.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, Pemprov Sumbar dan Pemko Sawahlunto, Yovie optimistis pengembangan ekonomi kreatif berbasis heritage dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan baru bagi Sawahlunto.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026