PNM Targetkan Nasabah UMK Baru 40.000
Rabu, 20 Februari 2013 12:46 WIB
Jakarta, (Antara) - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menargetkan untuk mencapai jumlah nasabah usaha mikro kecil (UMK) baru sebanyak 40.000 nasabah pada tahun ini.
"Dengan ditunjang perluasan jaringan layanan bisnis berupa penambahan kantor unit layanan modal mikro (ULaMM) sekitar 100 unit baru, kami optimis target tersebut bisa tercapai," kata Presiden Direktur PNM Parman Setiaatmadja usai penandatanganan nota kesepahaman kerjasama pemberdayaan UMK dengan PT Asuransi Jiwasraya di Gedung BUMN, Jakarta, Rabu.
Parman mengatakan, sejak 2009, PNM memiliki total nasabah UMK yang disalurkan melalui ULaMM secara akumulatif lebih dari 160 ribu di seluruh Indonesia.
Sementara itu, lanjutnya, dengan jumlah kantor ULaMM sebanyak 477 unit, PNM mampu membukukan total outstanding pembiayaan sebesar Rp2,81 triliun hingga akhir tahun lalu atau tumbuh sekitar 24,65 persen dibandingkan 2011.
"Secara akumulasi, pencairan pembiayaan selama periode 2008-2012 mencapai Rp7,2 triliun," ujar Parman.
Sedangkan untuk tahun ini, PNM memproyeksikan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 25 persen atau menjadi sekitar Rp3,1 triliun.
Parman optimistis dapat merealisasikan proyeksi pencapaian kinerja 2013 karena didukung oleh jaringan PNM yang luas di seluruh Indonesia.
Tahun ini PNM memiliki jaringan kantor layanan sekitar 700 yang terdiri dari 577 ULaMM, 92 klaster, 22 kantor cabang dan delapan kantor cabang pembantu. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemko Padang targetkan 37 ribu pekerja rentan terdaftar BPJS Ketenagakerjaan dalam 5 tahun
27 April 2026 20:02 WIB
Padang Pariaman targetkan pengerjaan rehabilitasi lahan terdampak bencana selesai tiga pekan
17 April 2026 17:29 WIB
Wawako Maigus Nasir targetkan angka anak tidak sekolah di Padang bisa nol persen
16 April 2026 16:45 WIB
Perkuat pengendalian alih fungsi lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan peta LSD baru di 17 provinsi
07 April 2026 20:10 WIB
Targetkan percepatan, Wako-Wawako Padang evaluasi pelaksanaan program triwulan I 2026
06 April 2026 12:14 WIB