Mahasiswa Indonesia diajak Abraham Samad cegah korupsi
Minggu, 22 April 2018 13:31 WIB
Abraham Samad. (Foto Antara)
Palembang, (Antaranews Sumbar) - Mahasiswa di seluruh Indonesia diajak mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad untuk mencegah korupsi agar tidak terjadi penyelewengan uang negara.
"Generasi penerus harus bebas dari korupsi," kata dia di Palembang, Minggu.
Menurut dia, pemuda harus menjadi pilar terdepan dalam mengawal sistem demokrasi yang berjalan. Terlebih lagi bonus demografi Indonesia pada 2030 yang dinilai akan melahirkan sumberdaya manusia potensial sehingga di tangan pemuda lah maju mundur bangsa ini.
Pihaknya rutin berdiskusi dan seminar tentang pentingnya pencegahan korupsi tersebut kepada para mahasiswa di Indonesia termasuk Sumsel. Untuk Sumsel sendiri telah melaksanakan diskusi dengan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang dan Unsri Indralaya.
Memang dalam pencegahan korupsi, menurut dia, yang perlu dibenahi permasalahan sistem yang ada. Walaupun orang bersih bila sudah masuk dalam suatu sistem bisa saja mereka tergelincir.
Oleh karena itu sistem perlu dibenahi agar dalam menjalankan organisasi sulit untuk terjebak, ujar dia.
Dia mengatakan, selain itu perlu adanya pendidikan dasar dari keluarga terutama pendidikan moral. Bila generasi penerus sudah memiliki dasar kehidupan yang baik maka korupsi akan dapat dihindari.
"Generasi muda perlu dipersiapkan untuk memimpin bangsa dimasa mendatang," jelas dia.
Sebelumnya ke Palembang Abraham Samad melalui Gerakan "Kami Indonesia" telah berdiskusi di kota pelajar Yogyakarta. Kemudian berlanjut ke Bandung dan Makassar sebagai lokasi roadshow.
"Generasi penerus harus bebas dari korupsi," kata dia di Palembang, Minggu.
Menurut dia, pemuda harus menjadi pilar terdepan dalam mengawal sistem demokrasi yang berjalan. Terlebih lagi bonus demografi Indonesia pada 2030 yang dinilai akan melahirkan sumberdaya manusia potensial sehingga di tangan pemuda lah maju mundur bangsa ini.
Pihaknya rutin berdiskusi dan seminar tentang pentingnya pencegahan korupsi tersebut kepada para mahasiswa di Indonesia termasuk Sumsel. Untuk Sumsel sendiri telah melaksanakan diskusi dengan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang dan Unsri Indralaya.
Memang dalam pencegahan korupsi, menurut dia, yang perlu dibenahi permasalahan sistem yang ada. Walaupun orang bersih bila sudah masuk dalam suatu sistem bisa saja mereka tergelincir.
Oleh karena itu sistem perlu dibenahi agar dalam menjalankan organisasi sulit untuk terjebak, ujar dia.
Dia mengatakan, selain itu perlu adanya pendidikan dasar dari keluarga terutama pendidikan moral. Bila generasi penerus sudah memiliki dasar kehidupan yang baik maka korupsi akan dapat dihindari.
"Generasi muda perlu dipersiapkan untuk memimpin bangsa dimasa mendatang," jelas dia.
Sebelumnya ke Palembang Abraham Samad melalui Gerakan "Kami Indonesia" telah berdiskusi di kota pelajar Yogyakarta. Kemudian berlanjut ke Bandung dan Makassar sebagai lokasi roadshow.
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ini peran guru bentengi murid dari radikalisme menurut Duski Samad
26 September 2019 17:06 WIB, 2019
Abraham Samad nilai kasus century ujian terbesar, KPK harus lulus dari ujian ini
16 April 2018 6:49 WIB, 2018
Terpopuler - Kampus
Lihat Juga
Sri Meiyenti resmi raih gelar Doktor, angkat perspektif budaya dalam pencegahan stunting di Sumbar
03 February 2026 20:23 WIB
Unbrah gelar Promosi Bersanding dengan kampus ternama nasional dalam Edufair Bengkulu 2026
08 January 2026 6:23 WIB
Dosen Fikes Unbrah gelar Gencat Seni guna cegah stunting sejak remaja di SMAN 13 Padang
14 November 2025 11:43 WIB