1.620 polisi siap amankan pilkada di Sumbar
Rabu, 21 Februari 2018 17:08 WIB
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/ Muhammad Arif Pribadi/13 )
Padang, (Antaranews Sumbar) - Polda Sumatera Barat mengerahkan 1.620 personel untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan kepala daerah di empat kota yakni Kota Padang, Pariaman, Padang Panjang dan Sawahlunto.
"Tujuan pengamanan ini untuk memastikan situasi tetap kondusif dalam seluruh tahapan pilkada mulai dari penetapan calon hingga penetapan pemenang," kata Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Fakhrizal di Padang, Rabu.
Menurut dia dalam pembagian tugas nantinya setiap Polres yang daerahnya menggelar Pilkada diwajibkan mengerahkan dua pertiga dari jumlah personelnya.
"Kita ingin selama pilkada situasi Kamtibmas di provinsi ini tetap kondusif," kata dia.
Selain itu ia meminta kepada seluruh pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang berpartisipasi dalam pilkada agar berkomitmen menjaga daerah ini tetap kondusif.
"Jangan sampai ada pihak-pihak yang merusak rasa persaudaraan dan kekeluargaan yang telah ada. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling menjaga ketertiban dan keamanan dan tidak mudah terpecah akibat pilkada ini," kata dia.
Polda Sumbar telah membentuk tim "Cyber Troops" untuk mengawasi lalu lintas media baik media massa maupun media sosial.
Kemudian, Polda Sumbar juga membentuk Satgas anti politik uang dan berita hoaks. Mereka akan betugas mengawasi pelaksanaan pilkada agar bebas dari poltik uang dan penyebaran berita bohong.
"Seluruh tim akan bergerak melakukan tugasnya dalam mengawal pelaksanaan pemilu agar dapat berjalan sesaui dengan aturan tanpa diwarnai politik uang, berita bohong dan ujaran kebencian di tengah masyarakat," katanya.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal mengumpulkan 12 pasang calon kepala daerah pada empat kota di daerah itu untuk menyamakan komitmen menciptakan pemilu damai pada Rabu pagi.
"Ini untuk silaturahmi sekaligus menyamakan komitmen pemilu badunsanak dari semua calon kepala daerah dan pemangku kepentingan lain," katanya.
Pemilu Badunsanak dimaksudkan pelaksanaan pemilihan dengan mengutamakan rasa kekeluargaan agar tidak terjadi konflik antara pendukung.
Semua calon kepala daerah ikut serta dalam pernyataan komitmen tersebut. Mereka diantaranya dua pasang calon kepala daerah Padang Mahyeldi-Hendri Septa dan Emzalmi-Desri. Calon Kepala Daerah Pariaman Genius Umar-Mardison Mahyudin, Dewi Fitri Deswati-Pabrisal, dan Mahyuddin-M. Ridwan.
Calon Kepala Daerah Padang Panjang Mawardi dan Taufik Idris, Hendri Arnis dan Eko Furqani, Rafdi Meri dan Ahmad Fadli dan Fadly Amran Asrul. Sementara Calon Kepala Daerah Sawahlunto Fauzi Hasan- Dasrial Ery, Ali Yusuf-Ismed dan Deri Asta Zohirin Sayut. (*)
"Tujuan pengamanan ini untuk memastikan situasi tetap kondusif dalam seluruh tahapan pilkada mulai dari penetapan calon hingga penetapan pemenang," kata Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Fakhrizal di Padang, Rabu.
Menurut dia dalam pembagian tugas nantinya setiap Polres yang daerahnya menggelar Pilkada diwajibkan mengerahkan dua pertiga dari jumlah personelnya.
"Kita ingin selama pilkada situasi Kamtibmas di provinsi ini tetap kondusif," kata dia.
Selain itu ia meminta kepada seluruh pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang berpartisipasi dalam pilkada agar berkomitmen menjaga daerah ini tetap kondusif.
"Jangan sampai ada pihak-pihak yang merusak rasa persaudaraan dan kekeluargaan yang telah ada. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling menjaga ketertiban dan keamanan dan tidak mudah terpecah akibat pilkada ini," kata dia.
Polda Sumbar telah membentuk tim "Cyber Troops" untuk mengawasi lalu lintas media baik media massa maupun media sosial.
Kemudian, Polda Sumbar juga membentuk Satgas anti politik uang dan berita hoaks. Mereka akan betugas mengawasi pelaksanaan pilkada agar bebas dari poltik uang dan penyebaran berita bohong.
"Seluruh tim akan bergerak melakukan tugasnya dalam mengawal pelaksanaan pemilu agar dapat berjalan sesaui dengan aturan tanpa diwarnai politik uang, berita bohong dan ujaran kebencian di tengah masyarakat," katanya.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal mengumpulkan 12 pasang calon kepala daerah pada empat kota di daerah itu untuk menyamakan komitmen menciptakan pemilu damai pada Rabu pagi.
"Ini untuk silaturahmi sekaligus menyamakan komitmen pemilu badunsanak dari semua calon kepala daerah dan pemangku kepentingan lain," katanya.
Pemilu Badunsanak dimaksudkan pelaksanaan pemilihan dengan mengutamakan rasa kekeluargaan agar tidak terjadi konflik antara pendukung.
Semua calon kepala daerah ikut serta dalam pernyataan komitmen tersebut. Mereka diantaranya dua pasang calon kepala daerah Padang Mahyeldi-Hendri Septa dan Emzalmi-Desri. Calon Kepala Daerah Pariaman Genius Umar-Mardison Mahyudin, Dewi Fitri Deswati-Pabrisal, dan Mahyuddin-M. Ridwan.
Calon Kepala Daerah Padang Panjang Mawardi dan Taufik Idris, Hendri Arnis dan Eko Furqani, Rafdi Meri dan Ahmad Fadli dan Fadly Amran Asrul. Sementara Calon Kepala Daerah Sawahlunto Fauzi Hasan- Dasrial Ery, Ali Yusuf-Ismed dan Deri Asta Zohirin Sayut. (*)
Pewarta : Mario S Nasution
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kenapa 27 Agustus 2025, jadi hari libur bagi ASN dan Non ASN Pangkalpinang dan Bangka?
27 August 2025 9:30 WIB
Bawaslu Dharmasraya gelar penguatan kelembagaan hadapi pemisahan jadwal pemilu-pilkada
07 August 2025 21:00 WIB
Terpopuler - Fokus Pilkada
Lihat Juga
Pemkab Pasaman Barat tegaskan pelaksanaan pemilihan wali nagari secara e-voting
18 November 2025 19:02 WIB
Kenapa 27 Agustus 2025, jadi hari libur bagi ASN dan Non ASN Pangkalpinang dan Bangka?
27 August 2025 9:30 WIB
Meski kalah PSU, pasangan Nanik-Suyatni unggul tipis dari total suara Pilkada Magetan
23 March 2025 6:42 WIB