Kota Zamboanga, Filipina, (Antara/Xinhua-0ANA) - Kelompok Abu Sayyaf, kelompok gerilyawan di Filipina selatan, dilaporkan memenggal empat pejuang dari unsur gerilya Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) dalam bentrokan di antara dua kelompok itu di Filipina selatan, kata polisi pada Minggu. Bentrokan itu meletus ketika pasukan MNLF di bawah pemimpin kerohanian ustadz Habier Malik dilaporkan menyerang kelompok Abu Sayyaf, yang menolak membebaskan wartawan Yordania Baker Adbullah Atyani, pada Minggu di pegunungan kota Patikul di Provinsi Sulu, Pulau Jolo, kata perwira polisi. Sedikitnya lima anggota gerilyawan MNLF dibunuh oleh pejuang kelompok Abu Sayyaf dalam serangan itu. Empat dari para korban itu kemudian dipenggal, kata polisi. Wartawan siaran radio Yordania Baker Atyani dan dua sahabat Filipina-nya diculik oleh orang-orang bersenjata Abu Sayyaf di Jolo, Sulu, pada 13 Juni tahun lalu. Para sahabat Filipina-nya dibebaskan oleh Kelompok Abu Sayyaf pada Sabtu malam. Hampir 500 pejuang MNLF bergegas ke kamp kelompok Abu Sayyaf di Desa Buhanginan di Kota Patikul Ahad pagi dan bertemu dengan sekitar 300 gerilyawan, kata polisi. Pasukan keamanan pemerintah dari satuan polisi dan marinir telah dikerahkan di perbatasan untuk mencegah eskalasi pertempuran antara dua kekuatan saat pertempuran sebentar-sebentar berlanjut, menurut kantor polisi Provinsi Sulu. (*/wij)