Pemkot Selenggarakan Lomba Layang-Layang
Minggu, 2 Oktober 2016 7:39 WIB
Padang, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, menggelar lomba layang-layang tradisional guna mengisi waktu luang pemuda dengan kegiatan positif sehingga tidak memiliki kesempatan untuk menggunakan narkoba.
"Dengan pemuda tidak memiliki kesempatan untuk menggunakan narkoba maka pemuda tersebut tidak lagi memikirkan untuk menggunakan narkoba" kata Wali Kota Padang, Mahyeldi Asharullah saat pembukaan Lomba Layang-layang Tradisional di Padang, Sabtu.
Ia mengatakan, salah satu yang dapat dilakukan yaitu membuat berbagai lomba sehingga pemuda lebih banyak menghabiskan waktu untuk mempersiapkan lomba tersebut.
Ia menambahkan, dipilihnya lomba layang-layang tradisional karena layang-layang juga memiliki banyak peminat sehingga menghimpun banyak peserta dan sekaligus untuk mengingatkan kembali kebudayaan yang dimiliki.
"Tidak hanya itu pemuda di Kota Padang juga dapat menjalin silaturahim antarsesama dan kedepannya lomba layang-layang tersebut akan terus dilakukan agar tujuan diselenggarakannya lomba dapat tercapai," katanya.
Pada kesempatan tersebut, dia mengimbau warga Kota Padang agar mengisi waktu dengan hal yang positif dan memperhatikan tingkah laku serta pergaulan anaknya agar terhindar dari bahaya narkoba.
Sementara itu, Kapala Bidang Pemberantasan Badan Nasional Narkotika Provinsi Sumbar, Emrizal Hanas mengatakan, lomba tersebut juga sebagai sosialisasi agar warga Kota Padang tidak menggunakan narkoba.
"Pada layang-layangnya diberi tulisan untuk menjauhi narkoba sehingga banyak masyarakat melihatnya dari kejauhan," katanya di Padang, Sabtu.
Ia mengimbau orang tua di Kota Padang agar memberi perhatian lebih kepada anaknya terlebih kepada anak yang sering bermenung dan berdiam di kamar. (*)
"Dengan pemuda tidak memiliki kesempatan untuk menggunakan narkoba maka pemuda tersebut tidak lagi memikirkan untuk menggunakan narkoba" kata Wali Kota Padang, Mahyeldi Asharullah saat pembukaan Lomba Layang-layang Tradisional di Padang, Sabtu.
Ia mengatakan, salah satu yang dapat dilakukan yaitu membuat berbagai lomba sehingga pemuda lebih banyak menghabiskan waktu untuk mempersiapkan lomba tersebut.
Ia menambahkan, dipilihnya lomba layang-layang tradisional karena layang-layang juga memiliki banyak peminat sehingga menghimpun banyak peserta dan sekaligus untuk mengingatkan kembali kebudayaan yang dimiliki.
"Tidak hanya itu pemuda di Kota Padang juga dapat menjalin silaturahim antarsesama dan kedepannya lomba layang-layang tersebut akan terus dilakukan agar tujuan diselenggarakannya lomba dapat tercapai," katanya.
Pada kesempatan tersebut, dia mengimbau warga Kota Padang agar mengisi waktu dengan hal yang positif dan memperhatikan tingkah laku serta pergaulan anaknya agar terhindar dari bahaya narkoba.
Sementara itu, Kapala Bidang Pemberantasan Badan Nasional Narkotika Provinsi Sumbar, Emrizal Hanas mengatakan, lomba tersebut juga sebagai sosialisasi agar warga Kota Padang tidak menggunakan narkoba.
"Pada layang-layangnya diberi tulisan untuk menjauhi narkoba sehingga banyak masyarakat melihatnya dari kejauhan," katanya di Padang, Sabtu.
Ia mengimbau orang tua di Kota Padang agar memberi perhatian lebih kepada anaknya terlebih kepada anak yang sering bermenung dan berdiam di kamar. (*)
Pewarta : Aadiaat Makruf Sabir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Apel perdana usai lebaran, Pemkot Padang Panjang ajak ASN tingkatkan inovasi dan kinerja
25 March 2026 14:55 WIB
Diselingi hujan, Pemkot Bukittinggi gelar Shalat Idul Fitri di Lapangan Wirabraja
21 March 2026 10:51 WIB
Pemkot Bukittinggi pastikan stok sembako aman dengan harga stabil jelang Idul Fitri
14 March 2026 16:27 WIB