Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkot Pariaman tampilkan atraksi budaya tradisional dalam Piaman Barayo 2026

Kamis, 26 Maret 2026 18:09 WIB
Image Print
Sanggar seni di Kota Pariaman, Sumbar menampilkan atraksi budaya pada pelaksanaan Piaman Barayo 2026. Antara/HO-Diskominfo Padang Pariaman 

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat menampilkan kesenian dan atraksi budaya tradisional dalam pelaksanaan kegiatan wisata Piaman Barayo 2026 guna memperkenalkan kesenian dan kebudayaan khususnya Minangkabau yang berkembang di daerah itu.

"Banyak kesenian yang kami tampilkan di Pentas Seni Gandoriah selama pelaksanaan Piaman Barayo," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi Syarief di Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan kesenian tersebut ditampilkan oleh komunitas, sanggar seni, dan pelajar yang ada di Pariaman guna menghibur wisatawan yang mengunjungi Pantai Gandoriah selama pelaksanaan Piaman Barayo.

Hal tersebut, lanjutnya tidak saja sebagai ajang menyalurkan hasil latihan yang dijalankan serta mengasah bakat para pelaku seni lintas usia di Pariaman namun juga dapat mempromosikan kesenian dan kebudayaan yang dimiliki daerah itu kepada wisatawan.

Ia menyebutkan sejumlah kesenian yang ditampilkan yaitu mulai dari nyanyi solo dan duet, grup band hingga penampilan tari salah satunya tari piring, atraksi menginjak dan bermain beling, serta mengembuskan api.

"Atraksi tersebut merupakan bagian dari penampilan tari piring," katanya.

Penampilan tersebut, kata dia dapat menarik perhatian wisatawan yang berkunjung karena hal itu jarang disaksikan secara langsung. Menurutnya hal tersebut tidak saja dapat menghibur pengujung namun juga meninggalkan kesan positif ketika berwisata ke Pariaman.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat sebanyak 44.193 wisatawan mengunjungi empat objek wisata berbayar yang dikelola oleh pemerintah daerah setempat selama empat hari pelaksanaan Piaman Barayo 2026 yang dimulai dari 22 Maret dan akan terus dilaksanakan hingga 29 Maret.

"Itu baru data kunjungan di destinasi wisata berbayar, sedangkan yang non berbayar datanya belum," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi Syarief di Pariaman.

Ia mengatakan jumlah wisatawan terbanyak mengunjungi objek wisata di Pariaman yaitu pada Selasa (24/3) dengan jumlah kunjungan mencapai 12.514 pengunjung. Sedangkan jumlah kunjungan terendah yaitu pada Rabu kemarin dengan jumlah kunjungan tercatat mencapai 10.006 pengunjung.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026