Warga Bentangkan Bendera Satu Kilometer Peringati HUT Kemerdekaan
Minggu, 14 Agustus 2016 18:18 WIB
Kelompok Pemuda Di Bukittinggi Memasangkan Bendera Merah Putih Di Atas Tiang Listrik Sepanjang Satu Kilometer Sebagai Bentuk Perayaan Kemerdekaan RI Ke 71,Minggu (14/8) (Dok Antara Sumbar/Ira Febrianti)
Bukittinggi, (Antara Sumbar) - Warga Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah (ATTS), Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), membentangkan bendera Merah Putih dengan panjang satu kilometer untuk memeriahkan peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI.
Ketua Pemuda Tengah Sawah, Yuzeki Dt Basa di Bukittinggi, Minggu, mengatakan ide tersebut digagas oleh pemuda setempat sebagai bentuk kebersamaan antara pemuda, tokoh masyarakat dan warga lain dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI.
"Selain itu, perayaan seperti ini baru pertama kali dilaksanakan, sebelumnya kami hanya merayakan dengan memasang umbul-umbul saja," tambahnya.
Bendera dengan ukuran panjang satu kilometer dan lebar 40 sentimeter tersebut dibentangkan dengan mengikat pada satu tiang listrik ke tiang listrik lain di Jalan Syeh Ibrahim Musa, Kelurahan ATTS, Kecamatan Guguk Panjang.
"Terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 16 RT dari tiga RW," lanjutnya.
Ia menjelaskan, persiapan untuk perayaan telah dilakukan sejak 5 Agustus 2016 dan diperlukan waktu tiga hari untuk menjahit bendera.
"Bendera tersebut dijahit dengan bantuan dari para ibu-ibu kader Posyandu Rose," tambahnya.
Ia menyebutkan, perayaan Hari Kemerdekaan juga akan diisi dengan sejumlah perlombaan seperti balap karung dan tarik tambang bagi para siswa sekolah pada 17 Agustus dan direncanakan mulai pukul 13.00 WIB.
"Yang penting di sini adalah semangat kebersamaan dan menumbuhkan rasa nasionalisme," ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota setempat, Irwandi mengimbau warga agar mengibarkan Bendera Merah Putih pada dua hari sebelum dan sesuah 17 Agustus.
Warga juga dipersilakan melakukan berbagai bentuk perayaan atau kegiatan lain yang meriah dan tetap dalam pantauan lurah dan camat setempat.
Namun demikian, yang paling penting dalam perayaan kemerdekaan, warga dapat memaknai perjuangan bangsa agar dapat turut menanamkannya untuk terlibat dalam pembangunan di masa sekarang," katanya. (*)
Ketua Pemuda Tengah Sawah, Yuzeki Dt Basa di Bukittinggi, Minggu, mengatakan ide tersebut digagas oleh pemuda setempat sebagai bentuk kebersamaan antara pemuda, tokoh masyarakat dan warga lain dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI.
"Selain itu, perayaan seperti ini baru pertama kali dilaksanakan, sebelumnya kami hanya merayakan dengan memasang umbul-umbul saja," tambahnya.
Bendera dengan ukuran panjang satu kilometer dan lebar 40 sentimeter tersebut dibentangkan dengan mengikat pada satu tiang listrik ke tiang listrik lain di Jalan Syeh Ibrahim Musa, Kelurahan ATTS, Kecamatan Guguk Panjang.
"Terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 16 RT dari tiga RW," lanjutnya.
Ia menjelaskan, persiapan untuk perayaan telah dilakukan sejak 5 Agustus 2016 dan diperlukan waktu tiga hari untuk menjahit bendera.
"Bendera tersebut dijahit dengan bantuan dari para ibu-ibu kader Posyandu Rose," tambahnya.
Ia menyebutkan, perayaan Hari Kemerdekaan juga akan diisi dengan sejumlah perlombaan seperti balap karung dan tarik tambang bagi para siswa sekolah pada 17 Agustus dan direncanakan mulai pukul 13.00 WIB.
"Yang penting di sini adalah semangat kebersamaan dan menumbuhkan rasa nasionalisme," ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota setempat, Irwandi mengimbau warga agar mengibarkan Bendera Merah Putih pada dua hari sebelum dan sesuah 17 Agustus.
Warga juga dipersilakan melakukan berbagai bentuk perayaan atau kegiatan lain yang meriah dan tetap dalam pantauan lurah dan camat setempat.
Namun demikian, yang paling penting dalam perayaan kemerdekaan, warga dapat memaknai perjuangan bangsa agar dapat turut menanamkannya untuk terlibat dalam pembangunan di masa sekarang," katanya. (*)
Pewarta : Ira Febrianti
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian Kebudayaan RI dukung rangkaian kegiatan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi
11 February 2026 15:16 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman : GPM harus berpihak pada masyarakat korban bencana
05 February 2026 17:23 WIB
Tempo Doeloe - Moh Yamin dan Luat Siregar tentang Keanggotaan Indonesia dalam PBB
04 February 2026 21:25 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018