Pulau Punjung, (Antara Sumbar) - Wakil Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat, Amrizal meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat untuk menggencarkan sosialisasi zakat, termasuk zakat profesi guna meningkatkan penerimaannya.
"Sosialisasi harus gencar dilakukan jangan hanya pada saat ada momentum saja, harus rutin supaya masyarakat semakin familiar terhadap zakat profesi ini," kata dia pada acara Sosialisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan peresmian program "Jumat Berinfak" di Pulau Punjung, Senin.
Menurut dia, dengan gencarnya sosialisasi tentu akan ada setiap hari masyarakat yang tertarik untuk berzakat di Baznas.
Kebanyakan individu masyarakat masih melaksanakan kewajiban zakatnya secara pribadi, tidak menyerahkannya melalui Baznas.
"Inilah yang menjadi pekerjaan rumah bagi kita terutama bagi pengelola zakat, yakinkan masyarakat untuk menyerahkan zakatnya kepada Baznas," katanya.
Ia berharap Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dapat memaksimalkan perannya sebagai pengumpul zakat, kemudian mengawasi lingkungan terkait penerima zakat agar tepat sasaran
Kemudian akan dibentuk UPZ di setiap sekolah, perusahaan BUMN, BUMD, bahkan di masjid sesuai ketentuan yang berlaku
"Jika sebelumnnya UPZ hanya di kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), ke depan sebar ke seluruh lembaga lainnya," ujarnya.
Zakat sebagai salah satu rukun Islam mempunyai potensi yang besar dalam melakukan pembangunan, terutama mengurangi angka kemiskinan, karena potensinya besar maka harus terus dikembangkan.
Ia mengajak semua elemen masyarakat untuk memperhatikan kewajiban zakat sebagai salah satu perintah Allah.
"Jangan ada yang beranggapan berzakat akan mengurangi harta, tatapi yakinlah dengan berzakat akan ada rezeki dan limpahan yang akan diterima," ujarnya. (*)