Jarak Etape TdS Dharmasraya-Sijunjung Berkurang
Sabtu, 16 Juli 2016 16:24 WIB
( )
Pulau Punjung, (Antara Sumbar) - Jarak Etape VII ajang balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) di Kabupaten Dharmasraya-Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat berkurang sepanjang 73 kilometer dari pelaksanaan tahun sebelumnya.
"Pada TdS 2015 Dharmasraya-Sijunjung menjadi etape terpanjang dengan jarak 206 kilometer, tahun ini berubah menjadi 133 kilometer," kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Perhubungan, Komunikasi, Pariwisata, dan Budaya Yurnida Hs, di Pulau Punjung, Sabtu.
Menurut dia, perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan fisik pembalap, karena dengan jarak sebelumnya para pembalap terlalu kelelahan.
Dia mengatakan, etape VII TdS yang memulai start di Kabupaten Sijunjung dan finish di Kabupaten Dharmasraya akan berlangsung pada 12 Agustus 2016.
"Selain itu, perubahan ini juga menyesuaikan dengan waktu pelaksana etape VII yang bertepatan dengan hari Jumat," katanya.
Dia menjelaskan, berikut beberapa nagari (Desa Adat) yang akan di lalui pembalap pada TdS tahun ini, di antaranya Kantor Bupati Dharmasraya, Sungai Dareh.
Kemudian, Simpang Sikabau, Koto Tuo, Sitiung, Koto Padang Dalam, Sialang Gaung, Simpang Tiga Koto Baru, Pasar Koto Baru, Simpang Empat Koto Baru, Koto Padang Luar, dan finish di Sport Center.
"Ini sudah ditetapkan berdasarkan rapat bersama Pemerintah pusat dan provinsi Sumbar, di Padang berapa waktu lalu," ujarnya.
Terkait persiapan, kata dia, pemerintah akan mengadakan rapat koordinasi bersama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait pada Rabu (20/7) yang akan dipimpin langsung bupati.
"Koordinasi akan terus dilakukan untuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyukseskan TdS," ujarnya.
Pihaknya meminta dukungan kepada masyarakat di Dharmasraya agar dapat menyukseskan event tahunan itu, tambah dia.
"Banyak dampak positif yang akan didapat daerah melalui ajang TdS, karena even ini diliput oleh berbagai media cetak dan elektronik dalam dan luar negeri,"
Masyarakat Dharmasraya, Jetski (43) berharap ajang balap sepeda ini benar-benar dapat berkontribusi untuk kemajuan daerah, jangan sebaliknya hanya sebatas seremonial," ujarnya.
"Pada TdS 2015 Dharmasraya-Sijunjung menjadi etape terpanjang dengan jarak 206 kilometer, tahun ini berubah menjadi 133 kilometer," kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Perhubungan, Komunikasi, Pariwisata, dan Budaya Yurnida Hs, di Pulau Punjung, Sabtu.
Menurut dia, perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan fisik pembalap, karena dengan jarak sebelumnya para pembalap terlalu kelelahan.
Dia mengatakan, etape VII TdS yang memulai start di Kabupaten Sijunjung dan finish di Kabupaten Dharmasraya akan berlangsung pada 12 Agustus 2016.
"Selain itu, perubahan ini juga menyesuaikan dengan waktu pelaksana etape VII yang bertepatan dengan hari Jumat," katanya.
Dia menjelaskan, berikut beberapa nagari (Desa Adat) yang akan di lalui pembalap pada TdS tahun ini, di antaranya Kantor Bupati Dharmasraya, Sungai Dareh.
Kemudian, Simpang Sikabau, Koto Tuo, Sitiung, Koto Padang Dalam, Sialang Gaung, Simpang Tiga Koto Baru, Pasar Koto Baru, Simpang Empat Koto Baru, Koto Padang Luar, dan finish di Sport Center.
"Ini sudah ditetapkan berdasarkan rapat bersama Pemerintah pusat dan provinsi Sumbar, di Padang berapa waktu lalu," ujarnya.
Terkait persiapan, kata dia, pemerintah akan mengadakan rapat koordinasi bersama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait pada Rabu (20/7) yang akan dipimpin langsung bupati.
"Koordinasi akan terus dilakukan untuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyukseskan TdS," ujarnya.
Pihaknya meminta dukungan kepada masyarakat di Dharmasraya agar dapat menyukseskan event tahunan itu, tambah dia.
"Banyak dampak positif yang akan didapat daerah melalui ajang TdS, karena even ini diliput oleh berbagai media cetak dan elektronik dalam dan luar negeri,"
Masyarakat Dharmasraya, Jetski (43) berharap ajang balap sepeda ini benar-benar dapat berkontribusi untuk kemajuan daerah, jangan sebaliknya hanya sebatas seremonial," ujarnya.
Pewarta : Ilka
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Keterbasatan anggaran penyebab Tour de Singkarak tak kunjung digelar
07 January 2025 10:22 WIB, 2025
TdS 2021 dibatalkan karena pandemi COVID-19, ini kata Kepala Disparbud Pariaman
09 September 2021 16:35 WIB, 2021
Majelis Pertimbangan Kelitbangan Sumbar rekomendasikan TdS 2021 ditunda
27 August 2021 13:48 WIB, 2021
Tour de Singkarak digelar lagi di 2021, objek wisata ini terpilih tempat star etape I
20 August 2021 17:08 WIB, 2021