Tentara Mesir Dikerahkan ke Suez Setelah Bentrokan
Sabtu, 26 Januari 2013 16:25 WIB
Kairo, (ANTARA/Reuters) - Angkatan bersenjata Mesir Sabtu pagi mengerahkan tentaranya ke daerah di kota Suez setelah tujuh pemrotes dan seorang prajurit tewas ditembak dalam bentrokan pada ulang tahun kedua pemberontakan melawan Hosni Mubarak.
"Kami telah meminta angkatan bersenjata ketiga untuk mengirim bala bantuan ke daerah itu sampai kita melewati masa sulit," kata Adel Refaat, kepala keamanan negara di Suez kepada televisi pemerintah.
Sedikitnya 160 orang cedera pada Jumat dalam bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan pada demonstrasi besar di seluruh Mesir guna memperingati tahun kedua kerusuhan 2011, yang menggulingkan presiden Hosni Mubarak.
"Sebanyak 160 orang cedera dalam demonstrasi di seluruh negeri ini, termasuk 70 orang dirawat di rumah sakit, sementara 90 orang lagi masih belum memperoleh pengobatan," kata Ahmed Omar, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mesir seperti dikutip Xinhua.
Di sebagian besar gubernuran Mesir --seperti Kairo, Ismailiyah, Suez, Iskandariyah dan lain-lain-- ratusan ribu pemrotes berkumpul sejak Jumat pagi. Mereka menyerukan pengunduran diri Presiden Mohamed Moursi dan pemerintah saat ini.
Di tengah pawai dan unjuk rasa di Ismailiyah, markas Ikhwanul Muslimin dibakar oleh demonstran yang marah. Namun kobaran api segera dapat dikendalikan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mesir melangkah ke semifinal Piala Afrika 2025 setelah tumbangkan Pantai Gading 3-2
11 January 2026 6:29 WIB
Lima pelajar asal Pariaman lanjutkan pendidikan tinggi ke Mesir dan Arab Saudi
12 September 2025 16:54 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018