Inggris Kirim Pesawat Pengintai Dukung Pasukan Prancis di Mali
Sabtu, 26 Januari 2013 5:58 WIB
London, (ANTARA/Reuters) - Inggris mengirim sebuah pesawat pengintai berawak Sentinel ke Afrika untuk mendukung operasi pasukan Prancis dan Mali memerangi militan garis keras di negara Afrika Barat tersebut, demikian diumumkan Kementerian Pertahanan Inggris, Jumat.
Pesawat itu akan melengkapi dua pesawat angkut militer C-17 yang sudah disediakan oleh Inggris.
"Kami telah memutuskan mengirim pesawat Sentinel, yang kemampuan pengintaiannya telah terbukti di Libya dan menjadi landasan bagi operasi kontra-pemberontakan di Afghanistan," kata Menteri Pertahanan Philip Hammond dalam sebuah pernyataan.
"Kami juga setuju tetap menyediakan pesawat angkut alat berat C-17 yang sudah memberikan dukungan logistik penting dalam beberapa hari ini," katanya.
Inggris mengangkat masalah ancaman kelompok garis keras Afrika setelah serangan militan terhadap sebuah kompleks ladang gas Aljazair pekan lalu yang menewaskan sedikitnya 38 orang yang sebagian besar warga asing. Operasi itu diyakini dipersiapkan di Mali. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Dharmasraya berpesan tak perlu kirim karangan bunga ulang tahun, diganti bibit tanaman
30 December 2025 16:45 WIB
Pantang Pulang Sebelum Aceh Menyala, PLN UID Sumatera Barat Kirim Tim Tangguh Recovery Kelistrikan
22 December 2025 17:46 WIB
UM Natsir kirim relawan bencana fokuskan logistik, pendataan dan Trauma Healing
21 December 2025 8:11 WIB
Kirim 2,3 ton bantuan, Heli Caracal TNI AU tembus lereng bukit Nagari Sungai Limau Pesisir Selatan
19 December 2025 21:36 WIB
Kembali tunjukkan aksi solidaritas bencana Sumbar, Wako Ramlan kirim bantuan ke Malalak dan Pariaman
17 December 2025 16:18 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018