Sembilan Tewas dalam Bakutembak Pasukan Turki dengan Pemberontak
Sabtu, 20 Oktober 2012 18:14 WIB
Diyarbakir, Turki, (ANTARA/Reuters) - Sembilan orang tewas dalam bakutembak terpisah pada Jumat malam, termasuk enam tentara Turki dan tiga pemberontak Kurdi, kata pejabat pada Sabtu.
Tiga anggota pasukan khusus polisi dan tiga pemberontak Partai Pekerja Kurdistan (PKK) tewas akibat bakutembak di jalan raya provinsi Hakkari, yang berbatasan dengan Irak dan Iran, kata sumber keamanan.
Dalam satu insiden terpisah di provinsi Bitlis barat laut Hakkari, tiga pejaga perbatasan desa Kurdi yang didukung pemerintah tewas ketika bentrokan terjadi antara pemberontak PKK sekitar 30km dari ibu kota provinsi itu, kata kantor gubernur itu.
Seorang tentara Turki dan tiga penjaga desa juga cedera. Para penjaga desa adalah bagian dari satu pasukan dukungan pemerintah yang beroperasi di kota-kota dan desa-desa Turki timur dan tenggara di mana pemberontak PKK paling aktif.
PKK, yang dianggap satu kelompok teroris oleh Turki, Amerika Serikat dan Uni Eropa, melancarka serangan-serangan terhadap sasaran-sasaran militer dalam beberapa bulan belakangan ini, meningkatkan pemberontakan 28 tahunnya.
Pertempuran antara tentara dan PKK meningkat pada musim panas, satu perkembangan yang Ankara anggap memiliki hubungan dengan kekacauan di negara tetangga Suriah. Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan menuduh Presiden Suriah Bashar al-Assad mempersenjatai para petempur PKK.
Pertempuran di Turki dalam beberapa bulan belakangan ini paling seru sejak PKK mengangkat senjata melawan negara itu tahun 1984. Lebih dari 40.000 orang tewas dalam konflik itu. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Update korban kecelakaan beruntun di Panyalaian, lima tewas dan tiga luka-luka
26 January 2026 18:50 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018