Padang, (AntaraSumbar) - Sejumlah warga kota Padang mendukung program satu pengantin satu pohon yang mulai dicanangkan pemerintah setempat beberapa waktu lalu.


         "Meski program ini sudah berjalan di beberapa daerah lain, saya mendukung ajakan oleh wali kota tersebut sebab banyak manfaatnya," kata salah satu warga setempat, Hendri Dunan di Padang, Kamis.


         Menurutnya beberapa manfaat yang diambil bila program tersebut terlaksana antara lain memberikan keasrian kota, mencegah banjir, dan ikut serta dalam program satu Miliar pohon.


         Selain itu bila dikaitkan dengan arti dalam budaya tertentu, sebutnya pohon melambangkan kesuburan dan kesatuan, pernikahan juga bertujuan menyatukan jadi memiliki hubungan.


         "Program ini cukup baik diharapkan dilaksanakan secara menyeluruh. Artinya semua pengantin di Padang yang menikah sebelumnya terlebih dahulu menanam pohon di suatu tempat," ujarnya.


         Dalam hal ini pengawasan dari pemerintah perlu dilakukan guna menyukseskan program tersebut, katanya.


         Warga lain, Asnidar juga mendukung program tersebut karena akan bermanfaat dalam proses penghijauan.


         Namun dia menyarankan penanaman pohon tersebut dilakukan pada lokasi yang rawan atau lahan gundul.


         Untuk itu pemerintah perlu mengatur sedemikian rupa lokasi yang akan ditanam pengantin tersebut, ujar dia.


         Sedangkan warga lain, Rakhmawati justru berharap selain memberikan ajakan dan sosialisasi kepada pengantin, pemerintah juga menjelaskan makna dari program tersebut.


         "Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah timbulnya perselisihan di masa yang akan datang", tambahnya.


         Sebelumnya Wali kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengajak kepada pengantin di Padang untuk menanam satu pohon saat menikah.


         Menurutnya alasannya sebagai kepedulian masyarakat dalam menjaga keasrian kota sekaligus berperan dalam upaya pencegahan bencana.


         Penanaman pohon saat ini cukup penting dilakukan di Padang sebab telah banyak hutan yang rusak dan gundul, ujarnya.  (*)