Jakarta, (Antara) - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram disela kesibukannya punya hobi menyanyi dan mengaku sangat terinspirasi lagu-lagu ciptaan sang maestro lagu perjuangan Ismail Marzuki.


        "Saya banyak terinspirasi dengan lagu-lagu ciptaan Ismail Marzuki, tentang kecintaannya pada tanah air, idealismenya, itegritas, gotong royong, etos kerja, sampai kisah cinta," kata Agus Muharram di Jakarta, Senin.


        Selama ini, selain sibuk dengan tugas-tugas pemberdayaan koperasi dan UKM, Agus Muharram memang dikenal sangat hobi bernyanyi.


        Ia mengaku sejak kecil menyukai hobi tersebut dan bahkan beberapa kali pernah memenangkan penghargaan bergengsi.


        Oleh karena kecintaannya itu, belum lama ini, Agus bersama sejumlah artis ternama ibukota merilis album yang hasil penjualan seluruhnya untuk amal dengan tajuk The Harmony of Ismail Marzuki.


        "Apa yang diwariskan oleh Ismail Marzuki? Kejujuran dan kepedulian. Itu bisa kita rasakan di setiap tembang ciptaannya," kata Agus.


        Menurut dia, kejujuran hati dan kepedulian Ismail Marzuki pada kondisi bangsa saat itu tertuang indah pada setiap tatanan notasi dan syair yang harmoni.


        "Serasi untuk segala masa, selaras untuk berbagai lapisan usia," katanya.


        Pada kesempatan 100 Tahun Ismail Marzuki, Agus mengatakan ia bersama Masyarakat Peduli Indonesia bersama dengan para artis dan musisi Indonesia sepakat untuk mengapresiasi dan melestarikan karya-karya sang maestro dalam album musik berjudul The Harmony of Ismail Marzuki.


        Album itu berisi kumpulan 16 tembang di antaranya Kopral Jono, Aryati, Rindu Lukisan, Gugur Bunga, Selamat Datang Pahlawan Muda, Melati di Tapal Batas, Sabda Alam, Halo-Halo Bandung, Sepasang Mata Bola, Wanita, Kunang-Kunang, Selendang Sutera, Juwita Malam, Sapu Tangan dari Bandung Selatan, Payung Fantasi, dan Indonesia Pusaka.


        "Menyalurkan hobi. Albumnya untuk dipasarkan dan hasilnya untuk Bakti Sosial. Membantu anak-anak terlantar dan fakir miskin serta kegiatan yang sosal lainnya. Semua artis tidak dibayar untuk mengisi -album ini," katanya. (*)