Padang Aro, (AntaraSumbar) - Hasil perhitungan nyata atau "real count" Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solok Selatan untuk pemilihan bupati dan wakil bupati setempat berubah karena kesalahan mengirimkan data.


Komisioner KPU Solok Selatan Divisi Teknis, Nila Puspita, di Padang Aro, Rabu mengatakan, perubahan hasil pilkada tersebut terjadi karena ada kesalahan mengirim data yaitu pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) 4 Lubuak Gadang Selatan Kecamatan Sangir dimana hasil pindai pemilihan gubernur dikirim menjadi bupati dan begitu juga sebaliknya.


"Dengan kesalahan tersebut terjadi perubahan hasil sehingga kemarin diperbaiki dan dikirim ulang oleh KPU Solok Selatan," katanya.


Hasil penghitungan nyata yang dirilis https://pilkada2015.kpu.go.id terbaru pasangan Muzni Zakaria-Abdul Rahman tetap unggul dan mendapat suara terbanyak dengan selisihnya bertambah dari semula hanya 409 suara menjadi 501 suara.


Berdasarkan perhitungan nyata KPU sebelumnya perolehan suara di Kecamatan Sangir yaitu pasangan Muzni-Rahman mendapat 5.209 suara sedangkan Khairunas-Edi Susanto 15.533 suara.


Perhitungan nyata terbaru pasangan Muzni-Rahman mendapat 5.256 suara atau naik sebanyak 47 suara. Sementara Khairunas-Edi Susanto sebanyak 15.488 suara atau berkurang sebanyak 45 suara.


Dengan adanya perubahan terebut jumlah perolehan keseluruhan juga berubah dimana pasangan Muzni-Rahman mendapat 37.764 suara atau 50,33 persen, sedangkan Khairunas-Edi Susanto 37.263 Suara atau 49,67 persen.


Sebelumnya perolehan tersebut pasangan Muzni-Rahman hanya 37.717 suara atau 50,27 persen dan Khairunas-Edi Susanto 37.308 suara atau 49,73 persen.


Sedangkan suara tidak sah di Kecamatan Sangir juga berubah dimana sebelumnya sebanyak 458 suara sekarang hanya 456 suara.


"Perubahan hanya terjadi di TPS 4, sisanya enam kecamatan lainnya tetap," katanya.


Ia menambahkan, untuk proses rekapitulasi suara tingkat kabupaten akan dilakukan besok yang dimulai pukul 09.00WIB di aula Kantor Kementerian Agama setempat.


"Besok kita lakukan rekapitulasi tingkat kabupaten dan dimulai dengan rekap hasil pemilihan gubernur baru setelah itu untuk bupati," katanya.


Sedangkan Kepala Bagian Operasional Polres Solok Selatan, Kompol Benu Alam mengatakan untuk pengamanan rekapitulasi tingkat kabupaten pihaknya sudah mempersiapkan 50 orang anggota kepolisian yang di tempatkan di lokasi perekapan.


"Kami memberikan pengamanan maksimal saat pilkada mulai tahapan hingga penetapan nanti," ujarnya.  (*)