Padang, (AntaraSumbar) - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar), mencatat impor di daerah itu pada Juni 2015 naik 27,9 persen dibandingkan bulan sebelumnya dengan total nilai mencapai 72,2 juta dolar Amerika Serikat (AS).
"Golongan barang impor pada April 2015 yang paling besar bahan bakar mineral sebesar 64,2 juta dolar AS, dan pupuk 7,3 juta dolar AS," kata Kepala BPS Sumbar, Yomin Tofri di Padang, Kamis.
Menurut dia nilai impor bulan Juni turun sebesar 9,86 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara kumulatif nilai impor Sumatera Barat Januari-Juni 2015 mencapai 329,2 juta dolar AS atau turun 34,94 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, ujar dia.
Ia merinci dari lima golongan barang utama impor yang terbesar bahan bakar mineral sebesar 64,2 juta dolar AS, pupuk 7,3 juta dolar AS, garam, belerang, kapur 0,5 juta dolar AS, dan mesin-mesin serta peralatan mekanik 0,2 juta dolar AS.
"Peran dari keempat golongan barang tersebut terhadap total impor selama bulan Januari--Juni 2015 mencapai 94,02 persen," ujar dia.
Ia memaparkan dari total impor Juni 2015 impor terbesar berasal dari Singapura senilai 47,1 juta dolar AS, Malaysia 18,2 juta dolar AS, Kanada 6,1 juta dolar AS, Thailand 0,3 juta dolar AS,dan Jerman sebesar 0,2 juta dolar AS.
Selama Juni 2015 terlihat bahwa impor dari negara Singapura menduduki tempat teratas dengan peran sebesar 68,42 persen, Malaysia 16,46 persen, dan Kanada 3,65 persen, kata dia.
Ia menambahkan hampir semua impor tersebut masuk dari pelabuhan bongkar Teluk Bayur yang meningkat 27,79 persen dibanding dengan bulan sebelumnya
Sementara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, mengemukakan Pelabuhan Teluk Bayur Padang dapat menjadi salah satu rute alternatif persinggahan kapal karena semakin padatnya lalu lintas di perairan Selat Malaka.
Direktur Komersial dan Pengembangan Perusahaan Pelindo II, Saptono Rahayu Irianto mengatakan Teluk Bayur merupakan pelabuhan terbesar yang ada di kawasan Pantai Barat Sumatera, dan telah dilengkapi sejumlah fasilitas modern.
Saat ini Teluk Bayur telah dilengkapi dengan terminal kargo, terminal curah, terminal semen hingga terminal batu bara yang dapat melayani bongkar muat barang, ujar dia.
Ia mengatakan Pelabuhan Teluk Bayur merupakan salah satu pelabuhan samudra yang terbuka untuk pelabuhan internasional. (*)