Afrika Selenggarakan KTT Boko Haram 8 April
Minggu, 5 April 2015 20:35 WIB
Abuja, (Antara/AFP) - Pemimpin negara Afrika tengah dan barat akan menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi (KTT) pada 8 April untuk membuat strategi bersama dalam menghadapi ancaman milisi Nigeria, Boko Haram, kata pernyataan penyelenggara, Minggu.
Konferensi itu akan menjadi pertemuan pertama kali sejak Nigeria melangsungkan pemilihan umum satu pekan lalu, dengan Muhammad Buhari keluar sebagai pemenang.
Buhari adalah mantan pemimpin militer, yang menyatakan tekadnya memberantas "teror" Boko Haram dari negaranya.
Sebuah koalisi kawasan yang terdiri dari Nigeria, Chad, Niger dan Kamerun, telah melancarkan serangan-serangan terhadap kelompok Islamis itu dalam upaya menggerus pemberontakan, yang saat ini telah meluas ke seberang perbatasan dari benteng Boko Haram di Nigeria.
Pertemuan puncak yang akan berlangsung di Malabo, ibu kota negara Guinea Khatulistiwa, itu diselenggarakan bersama oleh Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrikda Barat (ECOWAS) dan Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Tengah (ECCAS).
"Dalam menghadapi serangan-serangan berdarah yang meningkat dan memuncak oleh para fundamentalis terhadap Nigeria, Niger, Kamerun dan Chad serta serangkaian akibat yang ditimbulkan terhadap negara-negara ini, juga risiko nyata berupa kacaunya stabilisasi di Afrika barat dan tengah, kedua organisasi ini telah memutuskan untuk mengambil tindakan," kata pernyataan ECOWAS.
Belum ada keterangan soal apakah Buhari akan menghadiri KTT itu karena, hingga 29 Mei, ia belum akan dilantik sebagai presiden untuk menggantikan presiden yang saat ini masih menjabat, Goodluck Jonathan. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
LLDIKTI Wilayah X selenggarakan kegiatan pendampingan pengelolaan Tukin Dosen PNS
18 September 2025 11:34 WIB
LLDIKTI Wilayah X selenggarakan upacara Peringatan Ke-117 Harkitnas tahun 2025
20 May 2025 18:18 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018