Akademisi: Es Batu Bisa Mengandung Bakteri Tifus
Rabu, 1 April 2015 20:28 WIB
Jakarta, (Antara) - Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Agustin Kusumayati mengatakan beberapa es batu yang dikonsumsi masyarakat bisa mengandung bakteri penyebab penyakit tifus.
"Es batu rentan sekali menjadi agen penular penyakit seperti diare dan tifus," kata Agustin di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, es batu yang menjadi agen penyakit itu biasanya dibuat dari air yang kurang higienis ataupun tidak dimasak.
Maka dari itu, terdapat sejumlah kasus orang sehat terjangkiti tifus setelah mengonsumsi minuman yang dicampur dengan es batu.
Agustin meminta masyarakat untuk terus berhati-hati dalam mengonsumsi es batu dan lebih baik menghindarinya jika kehigienisannya diragukan.
Banyak es batu di pasaran yang terbuat dari air yang tidak aman dan terkontaminasi bakteri seperti E. Coli dan Salmonella.
"Bibit penyakit di dalam es batu itu tidak akan mati meski disimpan di tempat yang sangat dingin. Justru mereka ini akan bertahan dan aktif kembali saat berada di suhu yang ideal untuk berkembang biak," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Arief, sang penjual es jadi relawan dadakan beri info internet gratis untuk korban banjir
03 December 2025 20:24 WIB
8 jenazah korban kebakaran Glodok Plaza sudah dievakuasi ke RS Polri
19 January 2025 12:36 WIB, 2025
Dasco: Mundurnya Miftah dari UKP harus jadi introspeksi pejabat lain
06 December 2024 19:34 WIB, 2024
KNPI Malaysia: Gus Miftah coreng nama Prabowo di dunia internasional
06 December 2024 9:25 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018