Kemlu: Arab Saudi Buka Peluang Produk Indonesia
Kamis, 19 Maret 2015 13:38 WIB
Jakarta, (Antara) - Wakil Menteri Luar Negeri RI A.M. Fachir, saat menerima kunjungan bilateral Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Khalid bin Saud bin Khalid, meminta Pemerintah Saudi untuk lebih membuka peluang pasar bagi produk-produk asal Indonesia.
"Dari sisi ekonomi, volume perdagangan itu surplus-nya lebih banyak di Arab Saudi karena kita (Indonesia) beli minyak. Karena itu, kita juga berharap pemerintah Arab Saudi membuka peluang bagi produk-produk Indonesia di sana," kata Wamenlu RI A.M. Fachir di Jakarta, Kamis.
Fachir juga menyebutkan bahwa dalam hubungan kerja sama ekonomi antara kedua negara, Arab Saudi cenderung lebih diuntungkan.
Menurut dia, volume perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi mencapai sekitar 8,2 miliar dolar Amerika Serikat (AS), di mana Arab Saudi memperoleh surplus sekitar lima miliar dolar AS.
"Sementara itu, nilai ekspor dari Indonesia ke Arab Saudi hanya mencapai sekitar 1,7 atau 1,8 dolar AS. Ekspor kita itu lebih banyak produk furniture dan CPO (crude palm oil/minyak kelapa sawit)," ungkap dia.
Selanjutnya, Wamenlu RI menyebutkan bahwa setiap tahun jumlah warga Indonesia yang menjalankan ibadah haji dan melakukan umroh ke Arab Saudi adalah sekitar 750 ribu hingga satu juta orang.
"Umroh pada 2013 itu ada sekitar 750 ribu. Jadi, kalau dari sisi pariwisata, WNI itu di sana banyak sekali, hampir sejuta (tiap tahun), maka kita juga berharap bahwa Pemerintah Saudi ikut mendorong agar warganya datang ke sini," ujar Fachir.
Dalam rangka meningkatkan hubungan antara Indonesia dan Arab Saudi, Wamenlu Arab Saudi Khalid bin Saud bin Khalid berkunjung ke Indonesia pada 17-20 Maret untuk mengadakan pertemuan dengan pejabat-pejabat Indonesia khususnya dari Kementerian Luar Negeri. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Padang terima kunjungan Wakil Dubes UEA, salurkan bantuan bagi korban bencana
12 December 2025 16:52 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018