Inggris: Bashar Tidak Punya Peran Dalam Masa Depan Suriah
Senin, 16 Maret 2015 11:12 WIB
London, (Antara/AFP) - Inggris, Minggu, menegaskan bahwa Presiden Bashar al-Assad tidak memiliki tempat dalam masa depan Suriah, setelah Amerika Serikat menyatakan bahwa Washington harus bernegosiasi dengan dia untuk mengakhiri perang saudara di negara itu.
"(Bashar) al-Assad tidak memiliki tempat pada masa depan Suriah," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, sebagai tanggapan atas komentar Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry.
"Seperti yang disampaikan Menteri Luar Negeri Inggris pekan lalu, kami akan terus memberi tekanan pada sanksi terhadap rezim sampai mereka melakukan penilaian ulang atas posisinya, mengakhiri aksi kekerasan dan terlibat dalam perundingan yang berarti dengan oposisi moderat."
Setelah bertahun-tahun bersikeras bahwa hari-hari Bashar akan berakhir, Kerry mengatakan kepada televisi CBS dalam sebuah wawancara yang disiarkan Minggu bahwa Washington harus bernegosiasi dengan pemimpin tangan besi itu untuk mengakhiri perang.
"Yah, kita harus bernegosiasi pada akhirnya. Kami selalu bersedia untuk bernegosiasi dalam konteks proses Jenewa I," kata diplomat tertinggi Amerika Serikat itu.
Para pejabat Inggris merujuk kepada pernyataan Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri Marie Harf, yang menyangkal bahwa komentar Kerry itu mewakili pergeseran kebijakan Amerika Serikat di Suriah.
"@JohnKerry mengulangi kebijakan lama bahwa kami perlu proses negosiasi dengan rezim - tidak mengatakan kami akan bernegosiasi langsung dengan (Bashar) al-Assad," katanya dalam pesan Twitter.
Perang saudara yang sangat menghancurkan Suriah telah memasuki tahun kelima pada Minggu, dengan lebih dari 215 ribu orang telah tewas sementara setengah dari penduduk negara itu mengungsi. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Negosiasi diprakarsai Rusia gagal, perang Turki dan Suriah tinggal menunggu waktu
20 February 2020 12:13 WIB, 2020
Al-Jaafari sebut pembebasan Golan dari pendudukan Israel sebagai prioritas
24 July 2019 9:59 WIB, 2019
Bashar anggap perang Suriah adalah perang internasional, bukan perang saudara
25 June 2018 7:18 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018