Linda Gumelar Dorong Perempuan Deteksi Kanker Payudara
Sabtu, 7 Februari 2015 20:07 WIB
Jakarta, (Antara) - Ketua Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ) Linda Gumelar mendorong para perempuan mendeteksi kanker payudara untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut pada tubuh.
"Kanker payudara yang terindikasi sejak awal ketika periksa ke dokter, diperkirakan 95 persen masih dapat disembuhkan," kata Linda di Jakarta, Sabtu.
Wanita bernama asli Linda Amalia Sari ini menjelaskan pemeriksaan kanker payudara menjadi sebuah kegiatan yang penting, karena penyakit tersebut dapat muncul di dalam tubuh tanpa disertai rasa sakit dan nyeri.
Deteksi dini kanker yang paling sering ditemukan pada satu di antara lima perempuan di dunia ini, akan mempermudah pengobatan dibandingkan ketika penemuan kanker sudah pada stadium lanjut yang berarti penyebaran penyakit tersebut telah sampai pada jaringan-jaringan bagian tubuh lain, kata istri Agum Gumelar itu.
Selain itu, menurut mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada 2009 ini, kanker payudara juga telah menyerang generasi muda.
"Kami telah masuk ke sekolah-sekolah untuk melakukan pemeriksaan, gejala-gejala kanker payudara sudah dimiliki oleh para anak muda," ujarnya.
Oleh karena itu, selain melakukan pemeriksaan kepada pakar kesehatan, deteksi dini terhadap penyakit tersebut dapat dilakukan sendiri oleh kaum perempuan dengan melihat di sekitar payudara terkait munculnya benjolan yang tak ditemukan sebelumnya atau keluarnya cairan dari puting.
"Apabila terjadi hal-hal yang mengganggu kesehatan kita, segeralah periksa ke dokter," kata Linda.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak takut memeriksakan kondisi kesehatannya dan tetap optimistis untuk menjalani proses penyembuhan penyakit ketika indikasi kanker payudara terlihat.
"Dengan kemampuan teknologi kedokteran saat ini, para penderita kanker harus optimis untuk sembuh," kata mantan Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia tahun 2004 tersebut. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terkait tragedi Kanjuruhan, Agum minta Mochamad Iriawan tidak mundur dari ketum PSSI
11 October 2022 5:31 WIB, 2022
Agum Gumelar ingatkan anggota Pepabri tidak bawa organisasi itu dalam politik praktis
03 October 2018 16:02 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018