Pejoging di Oregon Harus Berhati-Hati Pada Burung Hantu
Jumat, 6 Februari 2015 13:19 WIB
Portland, (Antara/Reuters) - Para pejabat Oregon, AS, memperingatkan para pejoging pagi dan pengunjung taman di Salem agar mewaspadai burung hantu yang kerap kali menyerang pengunjung setelah sedikitnya empat orang diserang dalam sebulan.
Meskipun tidak ada yang terluka parah dalam insiden ini, Brad Hilliard, 36, adalah salah satu dari setidaknya dua pejoging kehilangan topinya setelah "disikat" oleh sang burung hantu.
"Kejadian itu amat menakjubkan, bagaimana burung hantu itu menukik ke bawah dan meraih topi saya seperti itu," kata Hilliard kepada Reuters.
Hillard adalah salah satu korban sang surung hantu pemarah terbaru minggu ini yang kehilangan topinya ketika berolahraga di taman di Salem.
"Burung itu hanya mengambil topi saya begitu saja dari kepala saya," ujar Hillard.
Pengawas Taman Kota Keith Keever mengatakan bahwa para pejabat setempat belum pernah mendengar hal semacam ini sebelumnya.
Anggota kelompok pencinta burung Audubon Society mengatakan bahwa burung yang menyerang itu adalah burung hantu Barred Owl.
Keever dan kelompok pecinta burungnya juga meyakini bahwa burung hantu yang menjadi pelaku penyerangan topi pengunjung taman, dan burung itu bisa lebih agresif karena sekarang sedang memasuki musim bersarang.
Burung hantu jenis Barred Owl ini diketahui berasal dari pantai timur dan pertama kali terlihat di Oregon, Washington dan Kalifornia pada 1970-an.
Burung tersebut biasanya menyerang pejoging di dekat Taman Bushs Pasture, yang sekarang sudah dipasangi tanda peringatan untuk para pelari agar tidak joging pada pagi hari atau pada petang hari, guna menghindari serangan burung hantu pemangsa topi.
Para pejoging diimbau juga untuk mengenakan penutup kepala yang terbuat dari bahan yang keras jika memang ingin melakukan olahraga pada waktu-waktu tersebut guna melindungi kepala mereka.
Hilliard mengatakan ia sudah kembali ke taman itu setelah topinya "digasak" oleh sang burung hantu, namun dia tidak dapat menemukan topinya yang hilang.
"Saya pikir topi saya sekarang sudah menjadi bagian dari sarang si burung hantu," ujar Hillard. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018