Logo Header Antaranews Sumbar

BBMKG Wilayah I pantau hilal Ramadhan di Jalan Ngumban Surbakti Medan

Selasa, 17 Februari 2026 06:58 WIB
Image Print
Arsip foto - Petugas Kantor Kemenag Lhokseumawe mengamati posisi hilal menggunakan teropong saat matahari terbenam di Pondok Pemantauan Nasional Rukyatul Hilal, Bukit Blang Tiron Lhokseumawe, Aceh, Selasa (27/5/2025). (ANTARA FOTO/Rahmad/foc/am.)

Medan (ANTARA) - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan akan memantau hilal penetapan awal Ramadhan 2026 di Jalan Ngumban Surbakti Medan, Sumatera Utara.

"Kemungkinan besok pada 17 Februari 2026 kami mengadakan pengamatan di kantor (Jalan Ngumban Surbakti Medan, red)," ucap Koordinator Geofisika BBMKG Wilayah I Medan Buha M Simanjuntak di Medan, Senin.

Ia memperkirakan posisi ijtimak atau berakhirnya bulan lalu dan muncul bulan baru yang masih di bawah ufuk pada Selasa (17/2) pukul 19.01 WIB atau 20.01 WITA dan 21.01 WIT.

Untuk pengamatan ijtimak tersebut dilakukan setelah azan dan pelaksanaan Sholat Maghrib dilakukan dengan ketinggian hilal masih minus.

"Tinggi hilal di tanggal 17 Februari itu masih minus, sedangkan pada tanggal 18 Februari sudah positif semuanya," katanya.

Ketinggian hilal di wilayah Indonesia pada Selasa (17/2), Buha menyebutkan, sekitar -2,41 derajat di Jayapura hingga -0,93 derajat di Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Sedangkan ketinggian hilal di wilayah Indonesia pada Rabu (18/2) sekitar 7,26 derajat di Merauke sampai 10,03 derajat di Sabang.

"Kalau tanggal 17 Februari kita belum ijtimak, belum konjungsi. Konjungsi itu sejajarnya antara Bulan dan Matahari," jelas Buha.



Pewarta:
Editor: Erie Syahrizal
COPYRIGHT © ANTARA 2026