Nato Katakan Rusia Tingkatkan Arus Peralatan ke Ukraina
Kamis, 22 Januari 2015 6:57 WIB
Brussels, (Antara/AFP) - Kepala NATO Jens Stoltenberg Rabu mengatakan Rusia baru-baru ini meningkatkan aliran senjata berat dan peralatan ke Ukraina timur, tetapi ia menolak mengomentari tuduhan Kiev memiliki 9.000 pasukan di lapangan membantu pemberontak pro-Moskow.
"Kami tidak akan pergi ke angka tertentu atau angka," kata Stoltenberg saat ditanya tentang pernyataan Presiden Ukraina Petro Poroshenko bahwa lebih dari 9.000 tentara Rusia kini berada di timur separatis.
Rusia telah menggerakkan pasukan dan peralatan bolak-balik berulang kali tetapi baru-baru ini "kita telah melihat peningkatan peralatan Rusia di Ukraina timur ... seperti tank, artileri, kendaraan lapis baja dan sistem pertahanan udara canggih," kata Stoltenberg.
"Kehadiran militer Rusia ini ... tidak berkontribusi untuk damai dan pembahasan solusi," katanya, menyerukan Rusia sekali lagi untuk melaksanakan sepenuhnya perdamaian Minsk yang ditandatangani September.
Poroshenko mengatakan pada Forum Ekonomi Dunia di Davos bahwa ada "lebih dari 9.000 tentara Federasi Rusia di wilayah saya, termasuk lebih dari 500 tank dan artileri berat serta pengangkut personil bersenjata".
Solusi untuk konflik "sangat sederhana," katanya, mengutip ketentuan dalam perjanjian Minsk.
"Berhenti memasok senjata. Berhenti memasok amunisi. Tarik pasukan dan menutup perbatasan. Sebuah rencana perdamaian yang sangat sederhana," kata Poroshenko. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinas Perikanan Pasaman Barat katakan 70 persen nelayan di daerah itu masih tradisional
03 September 2023 17:46 WIB, 2023
Ferdy Sambo katakan siap bertanggung jawab atas tindak pidana yang dilakukannya
01 November 2022 14:01 WIB, 2022
Jaksa Agung katakan penerapan hukuman mati koruptor perlu dikaji bersama
18 November 2021 12:32 WIB, 2021
Pelatih Persib katakan Ezechiel tak turun lawan Bhayangkara karena belum fit
24 October 2019 6:14 WIB, 2019
Dipertanyakan banyak pihak, Menteri Kelautan katakan tetap lakukan penenggelaman
23 October 2019 14:52 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018