Indonesia Kutuk Serangan Bom di Yaman
Kamis, 8 Januari 2015 15:28 WIB
Jakarta, (Antara) - Pemerintah Republik Indonesia mengutuk serangan bom bunuh diri di pusat kota Sanaa, Yaman, Rabu (7/1), yang menewaskan 37 orang dan melukai puluhan lainnya.
"Indonesia mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri di kota Sanaa sekaligus menyampaikan simpati yang mendalam kepada pemerintah Yaman dan keluarga korban atas terjadinya peristiwa tersebut," tulis siaran pers Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia kepada Antara, Kamis.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Sanaa, menurut keterangan resmi dari Kemenlu, menyatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban atas serangan itu setelah melakukan koordinasi dengan aparat setempat maupun komunitas warga Indonesia.
Pemerintah Indonesia juga mengimbau seluruh WNI yang tinggal maupun hendak pergi ke Yaman agar meningkatkan kewaspadaan serta menghindari keramaian.
KBRI pun membuka layanan telepon untuk seluruh warga Indonesia yang memerlukan informasi di nomor +(967)735 179 246 atas nama Akbar Maulana.
Serangan bom ini sendiri, seperti dikutip dari Reuters, terjadi pada hari Rabu (7/1) pagi sekitar pukul 07.00 waktu setempat dan bersumber dari sebuah bus yang di parkir dekat sekolah tinggi kepolisian di Ibu Kota Yaman, Sanaa.
Para korban dalam kejadian tersebut adalah mahasiswa, para pendaftar sekolah tinggi, serta masyarakat yang kebetulan sedang melintas.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas kejadian ini. Namun, dikutip Reuters dari pejabat keamanan Yaman, pelaku pemboman tersebut disinyalir merupakan bagian dari kelompok bersenjata Al Qaeda. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aliansi Peradaban PBB kutuk pembakaran Al Quran di Swedia, sebut sebagai tindakan keji
24 January 2023 6:02 WIB, 2023
LPOI dan LPOK kutuk keras aksi pembakaran Al Quran oleh politisi Swedia
23 January 2023 16:37 WIB, 2023
Pakistan bergabung dengan negara-negara muslim kutuk serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa
08 August 2022 13:49 WIB, 2022
Pasar Bawah Bukittinggi diduga sengaja dibakar OTK, Wako Erman Safar kutuk pelaku jika terbukti (Video)
24 November 2021 13:57 WIB, 2021
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018