Pengamat: Pelayanan Publik Daerah Pemekaran Belum Maksimal
Rabu, 7 Januari 2015 20:14 WIB
Padang, (Antara) - Pengamat Otonomi Daerah Universitas Andalas (Unand) Padang Asrinaldi menilai pelayanan publik di sejumlah daerah pemekaran di Sumatera Barat perlu dimaksimalkan agar tujuan dari otonomi dapat terwujud.
"Salah satu tujuan otonomi daerah adalah mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Berdasarkan evaluasi yang ada pada tiga daerah pemekaran di Sumatera Barat, pelayanan publik masih perlu ditingkatkan," kata Asrinaldi di Padang, Rabu.
Ia menyampaikan hal itu terkait peringatan 11 tahun tiga daerah pemekaran di Sumatera Barat yaitu Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Dharmasraya, dan Kabupaten Solok Selatan.
Menurut Asrinaldi, setelah tiga daerah tersebut dimekarkan dari kabupaten induk, pembangunan fisik memang terlihat nyata, namun itu baru satu indikator untuk menilai keberhasilan pemekaran.
"Pada bagian lain pelayanan publik juga menjadi salah satu sarana untuk mengukur keberhasilan otonomi daerah, dan masih banyak yang belum maksimal," katanya.
Ia menyebutkan ada dua penyebab pelayanan publik pada daerah pemekaran belum maksimal yaitu keterbatasan sumber daya manusia serta ketersediaan sarana dan prasarana.
Akan tetapi, kata dia, seiring berjalan waktu sejumlah daerah pemekaran tersebut mulai membangun infrastruktur dan merekrut sumber daya manusia yang baru sehingga perlahan mulai ada perbaikan.
Selain itu, lanjutnya, salah satu penentu keberhasilan daerah pemekaran adalah faktor kepemimpinan kepala daerah. "Jika kepala daerah memiliki visi yang kuat, maka pembangunan akan lebih cepat," katanya.
Ia menilai dari tiga daerah pemekaran di Sumatera Barat, Kabupaten Dharmasraya merupakan yang terbaik, ditandai dengan memperoleh penghargaan sebagai daerah pemekaran terbaik dari Kementerian Dalam Negeri pada 2011.
Pada 7 Januari 2004 tiga kabupaten di Sumatera Barat resmi dimekarkan yaitu Kabupaten Pasaman Barat dari Kabupaten Pasaman, Kabupaten Dharmasraya dari Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Solok Selatan dari Kabupaten Solok. (*/wan/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Beri pelayanan maksimal saat Ramadan, Bapenda Sumbar gagas Program Sajadah dan Sambako mudahkan bayar PKB
09 February 2026 17:20 WIB
Wali Kota Solok Lakukan Sidak ke DPMPTSP, Minta Pelayanan Publik Terus Ditingkatkan
30 January 2026 17:37 WIB
Masyarakat nilai pelayanan pertanahan Kementerian ATR/BPN semakin cepat dan informatif
22 January 2026 13:22 WIB
Hadiri Rakerda 2026 Kanwil BPN Sumbar, Kantor Pertanahan Pasaman komit wujudkan pelayanan profesional
15 January 2026 10:26 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018