Hamas Kutuk Tindakan Tentara Mesir Tembak Mati Remaja Palestina
Sabtu, 3 Januari 2015 22:50 WIB
Gaza City, (Antara/AFP) - Kelompok Hamas Sabtu mengutuk tindakan penjaga perbatasan Mesir yang menembak mati apa yang mereka katakan seorang remaja Palestina di perbatasan Gaza, Jumat.
"Kami mengutuk pembunuhan Zaki Hopi oleh tentara Mesir di perbatasan itu, kami menganggap apa yang terjadi itu adalah satu perkembangan berbahaya dan penggunaan kekuatan yang berlebihan," kata organisasi Islam itu dalam satu pernyataan.
"Apa yang terjadi itu tidak layak dalam hubungan tetangga antara saudara-saudara.
Juru bicara badan urusan darurat Gaza Ashraf al-Qudra mengatakan Hopi berusia 17 tahun bukan 23 tahun seperti yang dinyatakan sebelumnya.
Ia tewas di kota perbatasan Gaza, Rafah akibat ditembak tentara Mesir dari seberang perbatasan, kata Qudra, walaupun motif tindakan itu tidak segera jelas.
Pasukan perbatasan menembaki Hopi "di punggung dan peluru menembus jantung. Ia tewas di tempat itu," katanya kepada AFP.
Hopi adalah warga pertama Palestina" tewas dalam waktu yang lama" di sepanjang perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir, kata Qudra.
Mesir, Selasa mengumumkan bahwa pekerjaan untuk mempelebar dua kali lipat zona penyangga di sepanjang perbatasan Gaza itu akan dimulai pekan depan untuk mencegah kelompok garis keras menyusup dari daerah Palestina.
Pembangunan zona penyangga selebar 500 meter di sepanjang 10km perbatasan itu dilakukan setelah bom bunuh diri 24 Oktober yang menewaskan 30 tentara Mesir. Sekitar 800 rumah dibongkar dalam proses pembangunan itu.
Setelah insiden itu, Mesir mengumumkan keadaan darurat tiga bulan di daerah-daerah Sinai Utara, satu daerah terpencil tetapi strategis yang berbatasan dengan Israel dan Gaza, dan menutup pelintasan Rafah selama dua bulan.
Tempat penyeberangan itu adalah satu-satunya pintu gerbang Gaza ke dunia luar yang tidak dikuasai Israel.
Mesir menduga kelompok pejuang Palestina membantu serangan-serangan kelompok garis keras terhadap pasukan keamanannya, yang meningkat sejak militer menggulingkan presiden terpilih Mohamed Moursi tahun lalu.
Militer Mesir juga meningkatkan penghancuran terowongan-terowongan dari Gaza yang dikatakannya digunakan untuk menyelundupkan senjata-senjata makanan dan uang oleh kelompok Hamas yang menguasai wilayah itu.
Kairo mengatakan pihaknya telah menghancurkan lebih dari 1.600 terowongan sejak Moursi digulingkan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aliansi Peradaban PBB kutuk pembakaran Al Quran di Swedia, sebut sebagai tindakan keji
24 January 2023 6:02 WIB, 2023
LPOI dan LPOK kutuk keras aksi pembakaran Al Quran oleh politisi Swedia
23 January 2023 16:37 WIB, 2023
Pakistan bergabung dengan negara-negara muslim kutuk serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa
08 August 2022 13:49 WIB, 2022
Pasar Bawah Bukittinggi diduga sengaja dibakar OTK, Wako Erman Safar kutuk pelaku jika terbukti (Video)
24 November 2021 13:57 WIB, 2021
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018